Business Today
Tantangan bagi setiap entrepreneur adalah bagaimana memiliki karyawan  yang kompeten untuk mencapai tujuan perusahaan. akan tetapi, jelas, tidak semua karyawan memiliki kompetensi yang sama sehingga menuntut setiap entrepeneur untuk bisa mengidentifikasi, menganalisis dampaknya, sampai membuat keputusan bagaimana meningkatkan kompetensi dan bahkan melakukan evaluasi atas aktivitas untuk pentingkatan kompetensi tersebut.

Hal ini sangat terasa ketika menyeleksi para pendamping entrepreneur di Jawa Barat kemaren. Selama satu hari, membantu Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah Provinsi Jawa Barat menyeleksi pendamping wirausaha untuk kota dan kabupaten di Jawa barat. Hal  yang sangat terasa adalah bagaimana setiap orang memiliki kompetensi yang tidak sama. Artinya, ada lebih dari seratus orang yang berminat untuk menjadi pendamping.


Ada satu pelajaran yang bisa diambil oleh para entrepreneur yaitu bagaimana sejatinya entrepreneur memiliki kesadaran  yang tinggi tentang kompetensi yang dimiliki oleh setiap orang dalam perusahaan. kompetensi itu berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan sampai dengan sikap mereka dalam bekerja. Entrepeneur perlu melihat setiap orang dalam perusahaan dalam konteks mereka sebagai karyawan dalam perusahaan.

Tentu entrepreneur mengidentifikasi karyawan-karyawan yang ada dalam perusahaan. masing-masing karyawan memiliki knowledge, skill dan attitude (KSA) yang berbeda-beda. Pengetahuan tentang bisnis dan manajemen karyawan tidak sama dan dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan masing-masing karyawan. Latar belakang pendidikan relevan dengan bagaimana kerangka berfikir mereka dalam kehidupan di perusahaan. pengetahuan yang sangat penting adalah pegetahuan tentang bisnis dan manajemen dalam perusahaan.

Hal kedua yang harus diperhatikan oleh entrepreneur adalah keterampilan yang dimiliki oleh setiap karyawan. Keterampilan berhubungan dengan know how atau bagaimana seorang karyawan menjalankan tugas masing-masing. keterampilan dalam manajemen (managerial skill), kepemimpinan (leadership skill), pengambilan keputusan (decision making and problem solving skill), komunikasi (communication skill), team building, delegating skill sampai dengan memotivasi diri dan memotivasi tim. Semuanya harus dilihat oleh entrepreneur.

Yang terakhir adalah sikap atau bagaimana setiap karyawan merespon apa yang datang kepada mereka. Sikap yang dimaksud tentu adalah sikap positif karyawan dalam bekerja dimana mereka memiliki tanggungjawab, jujur dalam bekerja, disiplin, proaktif dan lain-lain. Bahkan bagi perusahaan, sikap ini sangat menentukan kesuksesan bisnis saat ini dan kedepannya. Jangan sampai entrepeneur salah dalam menganalisis kompetensi setiap karyawan. Bagaimana dengan anda? hmmmm
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: