Business Today

Demikianlah headline sebuah surat kabar yang terbit beberapa hari yang lalu. Dengan tulisan yang besar dan bahkan sangat jelas memberitakan bagaimana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sekali lagi membuat sebuah temuan dengan penangkapan para pemimpin negeri ini. Tentu kejadian ini langsung membuat banyak orang, khususnya rakyat Indonesia menjadi terkaget-kaget, kok selalu terjadi berulang. Apalagi pelakunya adalah pejabat pemerintah.

Sebagai seorang entrepreneur, tentu kejadian ini benar-benar harus diambil sebuah pelajaran  yang sangat berharga. Kejadian  yang sejatinya memberikan sebuah pelajaran yang harus diambil dan diimplementasikan oleh setiap entrepreneur agar mereka bisa membuat bisnis mencapai tujuan yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang. Tidak dapat dipungkiri bahwa penangkapan oleh KPK itu bukan sekali ataupun dua kali lagi, sudah keseringan.

Pelajaran pertama yang memang harus dipegang oleh entrepeneur adalah bagaimana memahami aturan yang berlaku di negara ini, khususnya aturan yang berhubungan dengan bisnis yang berlaku di negara ini. tentu sebagai seorang entrepeneur, lingkungan bisnis adalah dasar dalam konteks ini dimana ada satu lingkungan politik yang menghasilkan kebijakan dan lingkungan hukum yang menghasilkan aturan yang berlaku.

Pelajaran kedua adalah bagaimana entrepreneur belajar dari orang-orang yang "gagal" dalam menjalankan aturan dan akhirnya mereka tertangkap oleh KPK ketika tidak mampu menaati berbagai aturan yang ada di negara ini. kegagalan mengambil pelajaran dari tokoh yang sudah bermasalah adalah salah satu akar masalah yang membuat berulangnya kasus yang dihadapi oleh entrepreneur ketika berhubungan dengan KPK. Ingat, pelajaran itu tidak harus selalu dari buku, akan tetapi, dari apa yang dilihat, dirasakan, didengar. Maka, lihat dan rasakan bagaimana kalau ditangkap oleh KPK. Tentu tidak enak.

Pelajaran ketiga adalah bagaimana entrepreneur fokus kepada tujuan bisnis yaitu jangka panjang. Konsisten untuk mengikuti aturan yang ada dan berlaku di negara ini adalah penting. Percuma membuat bisnis yang hanya bertahan dalam hitungan tahun, apalagi bulan hanya karena gagal dalam menganalisis lingkungan hukum berupa aturan yang berlaku di negara Indonesia. Tidak boleh salah dalam menjalankan bisnis dan berhubungan dengan pemerintah karena itu akan berdampak kepada entrepreneur itu sendiri.
Oleh karena itu, sudah waktunya entrepreneur belajar dari tangkap tangan yang dialami oleh Jaksa dan Bupati beberapa waktu lalu. Selalu berusaha dan berdoa agar terhindar dari kejadian serupa. Bagaimana dengan anda? Hmmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: