Meriza Hendri
 
Dalam beberapa kali perjalanan bisnis yang saya lakukan ke beberapa daerah yang mengembangkan program Wirausaha Baru Jawa Barat yang memang dicanangkan oleh Gubernur Ahmadh Heryawan, saya mendapatkan bagaimana wirausaha baru Jawa Barat sudah mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari para wirausaha yang memang dituntut untuk memiliki pengetahuan entrepreneurship, bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen dalam menjalankan bisnis.
 
Hal ini memang sudah menjadi dasar yang dimiliki oleh wirausaha baru Jawa Barat dan mereka benar-benar fokus dalam menjalankan bisnis dengan basis pengetahuan. Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu permasalahan yang dihadapi oleh wirausaha itu adalah mereka memiliki keterbatasan dalam pengetahuan dan keterampilan serta sikap dalam berbisnis dan Alhamdulillah, dengan mengikuti program Wirausaha Baru Jawa Barat, sudah mendapatkan pengetahuan, keterampilan serta sikap yang dibutuhkan oleh seorang entrepreneur untuk sukses.
 
Akan tetapi, mereka saat ini menghadapi masalah baru yaitu bagaimana mengembangkan diri serta bisnis yang berhubungan dengan  bagaimana mendapatkan pendanaan dan pasar bagi produk yang sudah diproduksi atau dihasilkan. Tentu setiap stakeholders, baik akademisi, pebisnis dalam perusahaan, komunitas, pemerintah, sampai dengan media menyadari bahwa pasar itu adalah tujuan dari produk setiap entrepreneur. suka tidak suka, semuanya harus bisa dipasarkan oleh setiap entrepreneur dan mereka membutuhkan pasar. selain itu, mereka juga membutuhkan pendanaan agar bisnis dapat berjalan dengan lancar.
 
Pendanaan yang dimaksud tentu tidak seperti yang ditawarkan oleh perbankan karena akan sangat memberatkan entrepreneur. lihat saja bagaimana persyaratan perbankan yang harus dipenuhi yaitu collateral serta lamanya menjalankan bisnis. memang ada wirausaha yang bisa memenuhi syarat tersebut, akan tetapi, lebih banyak juga yang belum memiliki kemampuan untuk memenuhinya. Tentu hal ini menjadi sebuah masalah yang harus diselesaikan.
 
Salah satu pemikiran yang harus dikembangkan adalah bagaimana membangun sebuah koperasi bagi wirausaha dimana mereka berada dan menjalankan bisnis. koperasi adalah salah satu badan hukum yang dapat dipilih oleh stakeholders bagi wirausaha  yang sudah mendapatkan pelatihan dan pendampingan. Koperasi itu beranggotakan wirausaha dan masing-masing memiliki suara yang sama sehingga dapat dipahami bagiamana mereka berkontribusi kepada koperasi berupa iuran pokok, iuran wajib sampai dengan iuran sukarela. Hal ini bisa menjadi sumber pendanaan  yang dapat dipinjamkan kepada anggota bila koperasinya itu koperasi simpan pinjam ataupun membeli bahan baku dari anggota ataupun non anggota yang bisa dipasarkan dengan harga bersaing kepada anggota.
 
Hal ini dapat membantu wirausaha dalam hal pendanaan bagi bisnis mereka yang selama ini seringkali dianggap sebagai sebuah masalah yang dihadapi oleh wirausaha. Masalah keuangan itu tidak selalu dalam bentuk pinjaman kepada anggota. Bisa jadi dalam bentuk membelikan bahan baku bagi bisnis mereka dan kemudian pembayaran bisa dicicil.
 
Bentuk lainnya adalah koperasi dapat memasarkan produk-produk anggota yang pastinya sudah diseleksi oleh pengurus koperasi dan layak untuk dipasarkan. Hal ini akan sangat membantu wirausaha dalam berbisnis dan mengembangkan pasar. koperasi bisa menjadi sebuah badan yang dapat mengembangkan pasar, baik consumer market, business market, government market ataupun non profit market serta global market.
 
Lihat saja koperasi yang menjelma menjadi sebuah badan usaha seperti koperasi susu, koperasi ASTRA, Koperasi pekalongan dan lain-lain. Oleh karena itu, sudah waktunya stakeholders untuk mendorong wirauasaha untuk membangun dan memgembangkan koperasi yang dapat memberikan manfaat bagi diri mereka masing-masing dan juga masyarakat lainnya. Pengalaman menjadi ketua pengawas Koperasi Wirausaha Baru Jawa Barat Sejahtera menunjukkan bagaimana potensi yang dimiliki anggota itu bisa menjadi dasar untuk membantu anggota dalam menyelesaikan masalah keuangan dan pemasaran.
 
Meriza Hendri, founder STRABIZ Management Consulting, GIMB Foundation ,
 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: