Ada satu kejadian yang sangat miris ketika wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Saud Situmorang salah ucap yang berhubungan dengan anggota dan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan konsep korupsi. Akibatnya? Pengurus dan alumni serta anggota HMI menuntut Saud Situmorang ke Polisi dan bahkan melakukan demonstrasi di kantor KPK. Meskipun saud situmorang sudah meminta maaf atas apa yang diucapkannya secara terbuka, akan tetapi, ketua umum HMI tetap membawa proses hukum untuk penyelesaian kasus tersebut.

Sebagai seorang entrepreneur, jelas hal ini memberikan sebuah pelajaran yang sangat berharga ketika seorang entrepreneur memang harus berfikir strategic dengan salah satu cirinya yaitu berfikir jangka panjang terhadap dampak yang dihasilkan oleh apa yang diputuskan oleh para entrepeneur. Bentuknya juga bermacam-macam dimana mereka harus bisa mengelola ucapan dan tindakan yang diambil ketika berbisnis.


Inilah bentuk ucapan yang salah diampaikan oleh Saud Situmorang. Bisa jadi Saud menyatakan hal ini dalam keadaan emosi sehingga kurang memperhatikan ucapan dan dampak jangka panjangnya. Ucapan yang seringkali disampaikan oleh banyak orang, lidah tidak bertulang dan jelas dituntut kehati-hatian atas ucapan yang disampaikan agar tidak memberikan dampak negative dalam jangka panjang kepada setiap entrepreneur.

Oleh karena itu, sudah waktunya para entrepreneur menjaga ucapan-ucapan dalam berkomunikasi dengan para stakeholders. Jangan terjebak dengan emosi, yang bisa jadi berbentuk euphoria sehingga membuat kontrol atas ucapan menjadi hilang. Pastinya berdampak kepada bagaimana ucapannya terkesan tidak memperlihatkan bagaimana para entrepreneur menjadi ahli strategi atau berfikir stratejik. Jangan terjebak dengan kondisi emosi yang dimiliki oleh para entrepreneur sehingga membuat mereka lupa akan dampak setiap keputusan mereka.


Fikirkan dulu sebelum berucap ketika seorang entrepreneur sudah membahas konteks bisnis pada khususnya dan juga pada aspek yang berhubungan dengan bisnis pada umumnya. Berfikirlah dulu sebelum berucap dan bahkan, fikirlah berulang-ulang tentang apa  yang akan diucapkan tersebut. Tidak bisa dipungkiri ketika berfikir berulang-ulang, maka akan dapat memastikan apa yang mereka ucapkan dan bagaimana dampak dari setiap ucapannya, selain itu, mereka akan memilih kata-kata yang tepat dan bahkan bagaimana bahasa non verbal yang dimiliki oleh setiap entrepeneur. So, berhati-hatilah dengan ucapan karena hal ini menentukan bagaimana strategic thinking dari para entrepreneur dalam menjalankan bisnis. bagaimana dengan anda? hmmmm
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: