"jangan sia-siakan satu orang pelanggan bagi setiap entrepreneur karena bisnis sangat ditentukan oleh sejauh mana setiap pelanggan bisa loyal kepada masing-masing entrepreneur.....inilah kesimpulan yang selalu saya sampaikan kepada binaan yang notabene adalah entrepreneur muda dan sudah menjalankan bisnis untuk 
mencapai tujuan yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang.

Setiap entrepreneuur menghadapi tantangan yang luar biasa dari perubahan lingkungan bisnis, khususnya dari para pesaing yang terus saja menawarkan produk sejenis dan menyasar pasar yang sama. Bahkan mereka terus memberikan value yang lebih baik dibandingkan entrepreneur itu sendiri agar tetap mendapatkan value yang optimal. Setiap entrepreneur harus menyadari hal ini untuk tetap membuat bisnis sustainable.
Customer loyalty


Salah satu konsep dan program yang harus dijalankan oleh para entrepreneur adalah bagaimana membuat setiap entrepeneur loyal dengan produk dan perusahaan setiap entrepreneur. Dari setiap konsumen yang sudah pernah membeli atau mengkonsumsi produk mereka, harus benar-benar dijaga dan ditargetkan untuk mencapai posisi loyal kepada mereka. Tidak gampang untuk mendapatkan konsumen dan lebih susah lagi untuk menjaganya karena pesaing akan terus menempel untuk merebutnya.

Konsumen yang loyal ini umumnya berasal dari konsumen yang puas dengan produk, baik berupa barang atau jasa. Kepuasan yang didapatkan itu mengarahkan mereka untuk jadi loyal. Inilah yang menjadi tool untuk membuat perusahan bisa berhasil.

Bicara loyalitas, tentu orang sudah terbiasa dengan konsep ini. Para ahli menyatakan bahwa target akhir para entrepreneur dalam menjalankan program pemasaran adalah membuat pelanggan mereka loyal terhadap perusahaan. Loyalitas itu sendiri memiliki beberapa tingkatan yaitu adanya pembelian ulang dari para konsumen. Pembelian ulang ini memiliki karakter bagaimana konsumen membeli produk yang sama.

Hal ini memperlihatkan bagaimana mereka sudah mau membeli produk itu kembali dan menjadi konsumen bagi perusahaan. Setelah itu, mereka akan membeli produk yang lain. Sebagai contoh, selama ini konsumen membeli baju kaos dari para entrepeneur yang memang seringkali menjadi bisnis yang paling digemari. Setelah itu, konsumen membeli produk lainnya seperti celana panjang, jaket, topi, kemeja dan lain-lain. Inilah konsep buying others dalam loyalitas pelanggan.

Yang ketiga adalah bagaimana konsumen memberikan rekomendasi kepada orang lain, seperti saudara, teman, sahabat dan lain-lain tentang produk yang dijual oleh entrepreneur. Hal ini menandakan bagaimana mereka puas dan percaya dengan produk tersebut sehingga mau dan berani merekomendasikan kepada orang lain. Istilah dalam marketing adalah evangelist yang mau secara sukerala mempromosikan produk mereka kepada orang lain..

Hal yang perlu diperhatikan dalam konteks ini adalah bagaimana peranan komunitas dalam setiap diri yang relevan dengan para entrepeneur. Komunitas tersebut terdiri dari sekelompok orang yang memiliki need, want, demand, value serta interest yang sama satu sama lain.

Barulah yang terakhir dari loyalitas konsumen itu berhubungan dengan bagaimana konsumen tersebut menolak tawaran dari pesaiang. Tidak gampang untuk pesaing merayu konsumen untuk berpindah. Ini menjadi aset yang luar biasa bagi entrepeneur..... so, inilah yang perlu diperhatikan oleh entrepeneur saat ini untuk membangun bisnis mereka yang menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang begitu cepat, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan juga mengalami turbulensi.

Tim STRABIZ Management Consulting 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: