"Pak Meriza, kira-kira, aspek apa yang membuat seorang karyawan yang memilih bisnis yang unrelated dengan pekerjaan dia di perusahaan orang lain?" inilah pertanyaan seorang karyawan bank kepada saya ketika diminta untuk menjadi seorang pensiunpreneur dari perbankan ditengah banyaknya bahasan bahwa kalau bekerja di bank itu riba. Memang hal ini banyak diperdebatkan oleh banyak orang, akan tetapi, saya tidak mau masuk ke bahasan tersebut.
Yang akan saya dalami adalah bagaimana mencari dasar untuk membuat keputusan dalam berbisnis ketika pilihan bisnis yang ada itu unrelated atau tidak berhubungan dengan pekerjaan dulu. Saya jadi teringat dengan bahasan Pensiunpreneur dengan Abah Heri dan Mak Ida yang menggambarkan kondisi ini dimana Abah Heri yang notabene adalah seorang supervisor di PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sebagai planner.

Pilihan bisnis  yang beliau ambil adalah dengan mengembangkan bisnis  yang berhubungan dengan seni yang pastinya sangat jauh dari pekerjaan sebagai planner untuk pesawat terbang. Awalnya saya memang bertanya-tanya, apa yang menjadi dasar Abah Heri memilih bisnis yang pastinya tidak berhubungan tersebut. Akan tetapi, beliau bisa sukses mengembangkan lingkung seni.
Hal mendasar bagi abah Heri adalah ketika beliau menggali potensi diri dari orang tuanya dimana sejak kecil, lingkungan seni sunda adalah hal yang biasa dalam dirinya dimana orang tuanya juga seorang pecinta seni sunda. Kehidupan waktu kecil inilah yang membuat Abah Heri sudah terbiasa dengan seni sunda, dengan memainkan berbagai peralatan seni yang pastinya sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang entrepreneur sukses di bisnisnya sekarang ini.
Buktinya? Sampai saat ini, abah Heri sangat menyenangi bisnis yang berhubungan dengan seni ini dan bahkan beliau mengembangkan sampai dengan menjadi event organizer untuk acara-acara yang berhubungan dengan lingkungan seni sunda. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana ide kreatif Abah Heri dalam mengembangkan bisnis karena berangkat dari Passion yang dimilikinya dalam berbisnis.
Oleh karena itu, bagi karyawan yang memang berniat untuk menjadi seorang pensiunpreneur sukses, fokuslah menggali potensi diri yang berasal dari orang tua yang pastinya sudah didapatkan sejak kecil dan menjadi tacid knowledge bagi setiap pensiunpreneur.
So, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: