Dalam sebuah diskusi dengan teman-teman karyawan, ada satu hal yang menarik saya untuk mengambil pelajaran dari apa yang mereka sampaikan yaitu bagaimana mereka sudah memiliki hubungan yang sangat baik dengan supplier perusahaan. Kebetulan perusahaan tempat mereka bekerja itu adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kuliner, sehingga berbagai perlengkapan dan peralatan yang berhubungan dengan kuliner.
Satu hal yang sangat penting yaitu ketika berhubungan dengan konsep pensiunpreneur yang memang sedang banyak dibahas karena mereka memang berniat setelah bekerja diperusahaan tersebut untuk memiliki perusahaan yang juga berhubungan dengan kuliner. Mereka cukup takut untuk memulai usaha karena dikhawatirkan akan membuat usaha yang tidak menguntungkan dikemudian hari sementara uang sudah dimasukkan ke usaha tersebut.

Saya lalu ingatkan mereka bahwa mereka memiliki sebuah modal yang tidak ternilai harganya yaitu bagaimana hubungan baik dengan supplier yang notabene menjadi intangible asset dalam berbisnis. Sejatinya seorang karyawan  yang akan menjadi pensiunpreneur perlu menganalisis asset yang mereka miliki tersebut sehingga akan diketahui bahwa dengan supplier relationship, akan bisa membangun bisnis di awal. Keterbatasan dana bisa ditutupi oleh hubungan baik tersebut. Mereka akan mau memberikan pinjaman produk yang sangat dibutuhkan oleh pensiunpreneur.
Selanjutnya adalah bagaimana dengan hubungan baik dengan supplier bisa memberikan pilihan bahwa kualitas bahan baku juga akan jauh lebih baik yang bisa diberikan supplier tersebut. Jangan ragu untuk ditipu oleh supplier dengan bahan baku yang tidak berkualitas. Inilah yang penting untuk membuat produk  yang berkualitas juga sehingga para pensiunpreneur bisa fokus pada penciptaan nilai atau value creation dalam bisnisnya.
Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kepercayaan yang diberikan supplier dalam berbisnis ketika para pensiunpreneur itu bisa mendapatkan kiriman dari supplier dalam mendapatkan bahan baku. Tanpa dilihat ataupun disaksikan oleh para pensiunpreneur, semuanya bisa diterima dengan waktu yang tepat, jumlah yang tepat. Ini membutuhkan sebuah hubungan baik dengan para supplier.
Oleh karena itu, sudah sejatinya para karyawan bersyukur dengan apa yang sudah mereka dapatkan selama ini dalam hubungan baik dengan para supplier. Ini menjadi asset yang tidak ternilai harganya dan harus dimanfaatkan untuk memulai bisnis.
So, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: