Kalau ditanya, pasti para entrepreneur pernah menghadapi masalah dalam bisnis, baik keuangan, pemasaran, operasi sampai dengan sumber daya manusia yang menjalankan perusahaan untuk mencpai tujuan yaitu profit, people, planet sampai dengan sustainable serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Pastinya, entrepreneur akan menghadapi hal ini seiring dengan perubahan lingkungan diri sendiri, lingkungan internal bisnis sampai dengan lingkungan eksternal bisnis yang bersifat tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan bahkan mengalami turbulensi.


Dalam kondisi saat ini, seorang entrepreneur sangat diuji mindset nya atau sikap mental untuk terus menjadi seorang entrepreneur atau tidak. Maju atau mundur sebagai pilihan yang harus diambil karena tidak mungkin mengambil kedua pilihan ini. disinilah seorang entrepreneur membutuhkan motivasi untuk membuat diri  mereka bangkit dan membangun bisnis kembali. Memang ucapan tidak akan semudah tindakan karena berhubungan dengan apa yang dijalankan oleh para entrepreneur dalam berbisnis.

Diri sendiri adalah motivator yang paling utama bagi para entrepreneur. setiap orang akan kembali kepada impian yang hendak dicapai dengan menjadi seorang entrepreneur dimana ada impian yang menjadi visi. Pastinya, visi pribadi ini harus disinergikan dengan visi perusahaan yang dibangun oleh setiap entrepreneur untuk sukses. Kembali kevisi pribadi sehingga semakin jelas apa yang hendak dicapai dan semakin semangat untuk meraihnya. Visi pribadi ini adalah darah segar ketika entrepreneur akan maju.

Demikian juga dengan keluarga yang selalu menunggu para entrepreneur untuk menggapai kesuksesan. Keluarga yang menunggu dirumah membutuhkan keberhasilan karena mereka sudah mendoakan dan terus mendukung para entrepreneur dalam bekerja. Ingat ketika keluar rumah, anak-anak yang ditinggalkan serta istri yang selalu berdoa untuk keberhasilan para entrepreneur untuk sukses.


Yang tidak kalah pentingnya adalah orang tua yang sudah membesarkan para entrepreneur. Pengorbanan mereka sangat berharga mulai dari janin sampai dengan dewasa. Sudah waktunya entrepreneur membahagiakan kedua orang tua dengan tidak membuat masalah dalam bisnis dan juga tidak membuat bisnis jadi gagal sehingga membuat mereka bangga. Inilah yang paling penting bagi orang tua dari anak-anak mereka. Ketika ini sudah bisa menjadi sebuah impian dan harapan, insya Allah akan menjadi motivasi terbesar bagi setiap entrepreneur dalam berbisnis, khususnya ketika sedang menghadapi masalah dalam bisnis. ingatlah diri dan keluarga serta orang tua. 
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: