BUSINESS TODAY

Ada saja yang unik di negara ini sehubungan dengan bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur dimana mereka melihat peluang dan merubahnya menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis, akan tetapi, tidak memperhatikan etika bisnis dan kemanfaatan bagi masyarakat dimana mereka tidak membuat aktivitas bisnis yang merugikan masyarakat bahkan menipu masyarakat dimana sudah kehilangan uang dan bahkan dipermalukan oleh produk yang dihasilkan oleh oknum entrepreneur.


Hal ini terlihat dalam kasus 810 keluarga yang menjadi korban kartu BPJS palsu yang dibuat oleh seorang warga yang tinggal di Cimahi sejak 14 Juli 2015. Lebih dari satu tahun yang lalu oknum ini sudah melakukan tindakan mereka dengan membuat kartu BPJS Kesehatan untuk 810 keluarga dan masing-masing Rp. 100.000 sehingga total dana yang sudah dia raup adalah kurang lebih 810 juta. Lalu, bagaimana dengan masyarakat yang sudah kena tipu? Mereka tidak bisa menggunakan kartu ini karena memang palsu.

Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran yang sangat berharga dari kejadian ini karena berhubungan dengan bisnis yang dijalankan tersebut bertentangan dengan konsep bisnis yang seharusnya dijalankan oleh para entrepreneur yaitu sejatinya bisnis itu adalah serangkaian aktivitas mengelola sumber daya dalam menghasilkan produk untuk mencapai tujuan bisnis yang profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Tentu konsep ini harus dijalankan secara optimal dan tidak bertentangan dengan etika bisnis yang berlaku di setiap bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur.

Tidak sesuainya konsep bisnis yang dijalankan oleh para entrepreneur akan berdampak kepada kualitas bisnis dan usia bisnis itu sendiri. Pertama, bisnis tersebut tidak memberikan manfaat bagi masyarakat (people) padahal saat ini, people inilah yang menjadi concern setiap bisnis untuk bisa memberikan berkah kepada para entrepreneur. Dengan memberikan manfaat bagi masyarakat, maka bisnis itu akan berjalan dengan tenang.
Yang kedua, bisnis tidak akan jangka panjang ketika melanggar etika dan salah satunya hukum yang berlaku. Hal ini terlihat pada bisnis yang dijalankan oleh oknum yang membuat kartu BPJS kesehatan palsu ini dimana dia ditangkap oleh pihak kepolisian. Jelas bisnis ini ditutup


Inilah seharusnya yang dilakukan oleh para entrepreneur untuk selalu fokus pada etika bisnis dan aturan yang berlaku di negara ini sehingga tujuan bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar bisa dicapai oleh setiap entrepreneur. Bagaimana dengan anda? Hmmmm…
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: