Mendatangkan anak muda dalam program Pensiunpreneur Siapa takut adalah sesuatu  yang dianggap anomaly karena biasanya yang berminat untuk menjadi pensiunpreneur adalah orang tua yang bekerja dengan usia 55 tahun dan pastinya akan pensiun. Jadi, persepsi ini saya coba rubah bahwa anak muda juga bisa melakukan pensiun dari tempat kerjanya tanpa menunggu usia 55 tahun. Saya sendiri juga melakukan hal yang sama pada usia 27 tahun sudah pensiun dari PT Asuransi Bintang Tbk pada tahun 2003.


Ahmad Syarif, anak muda yang memutuskan untuk pensiun dari tempat bekerja yang sudah dia layani selama tujuh tahun benar-benar memutuskan untuk resign dari tempat kerja. Diusia dibawah 25 tahun, dia berani membangun usaha di bidang teknologi informasi bersama dua orang temannya, Yusuf dan Rizki. Ada satu hal yang menarik dan menjadi inspirasi bagi saya dan pastinya juga sahabat-sahabat yang masih menjadi karyawan dan ingin menjadi pensiunpreneur.

Syarif memilih bisnis yang sesuai dengan talent atau bakat, knowledge, skill, attitude serta morale. “Saya tetap memilih bisnis yang sesuai dengan potensi diri saya di bidang Teknologi Informasi yang saya dapatkan di SMK dulu dan juga pekerjaan saya di Asian Brain” kata Syarif. Tentu kalau begitu, pengetahuan tentang bisnis dan teknologi informasi, skill dalam pemasaran, keuangan, operasi dan sumber daya manusia serta sikap dalam berbisnis sudah melekat pada pilihan bisnis yang sudah dibuat oleh syarif.

Hal ini sangat terasa ketika saya diskusi dan talkshow dalam program Pensiunpreneur Siapa Takut yang sudah Tayang di Bandung TV dan siaran ulangnya dapat dilihat di www.strabiztv.com, Produk-produk yang dibuat syarif memang fokus kepada teknologi informasi berupa web bagi UMKM, aplikasi yang dibutuhkan oleh UMKM dan lain-lain. Intinya, produk yang dihasilkannya benar-benar relevan dengan teknologi informasi. Belum lagi pengelolaan keuangan, pemasaran, proses bisnis dan juga sumber daya yang dikelolanya saat ini dan berjumlah 22 orang.

Oleh karena itu, bagi para karyawan yang masih muda pun bisa mulai berfikir untuk menjadi pensiunpreneur ketika merasakan bahwa ada kebutuhan yang belum terpenuhi dan dengan pensiunpreneur bisa dipenuhi selain untuk pengembangan diri. Mau seperti syarif Cyberlabs? Anda pasti juga bisa.
Lalu, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..


Share To:

meriza hendri

Post A Comment: