“Manajemen tidak akan berhasil tanpa adanya kontrol atas apa yang sudah dicapai dibandingkan dengan apa yang direncanakan”. Inilah kesimpulan yang sering disampaikan oleh banyak orang sehubungan dengan kontrol sebagai salah satu proses yang ada dalam manajemen.


Bicara tentang proses manajemen, tentu orang akan ingat kembali dengan konsep POAC atau Planning, Organizing, Actuating dan Controlling yang tentu sudah banyak dikenal oleh orang, apalagi sebagai seorang entrepreneur yang dituntut untuk menjalankan manajemen dalam bisnis. Manajemen itu adalah kunci bagi entrepreneur untuk menumbuhkembangkan bisnis.


Salah satu bentuk kontrol yang dijalankan adalah audit manajemen. Inilah pengalaman yang didapatkan tadi siang di kampus Universitas Widyatama, dimana selaku kepala pojok bursa di kampus ini, harus diaudit atas program yang dijalankan selama mengelola pusat studi yang memberikan layanan kepada mahasiswa, dosen, karyawan dan stakeholder lainnya berupa pelatihan dan transaksi saham.


Bagi seorang entrepreneur, audit ini menjadi sangat penting karena berhubungan dengan penilaian atas capaian terhadap target yang sudah ditetapkan di awal tahun. Target sudah diperhitungkan dengan baik dan dianalisis berdasarkan kondisi lingkungan bisnis. Tidak ada target yang dibuat secara asal sehingga sulit untuk mempertanggungjawabkannya.


Audit management menurut Arens dan Loebbecke (2003:12) Audit manajemen adalah evaluasi terhadap seluruh prosedur dan metode organisasi perusahaan, dalam tujuan untuk mengevaluasi tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan. Dalam hal ini, bagaimana entrepreneur melihat dan mengevaluasi prosedur dan metode dalam perusahaan mereka yang. Tentu yang dilihat adalah manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasi dan manajemen sumber daya manusia. 


Dalam aktivitas ini, perlu diperjelas terlebih dahulu tujuan audit manajemen tersebut. Hal ini penting untuk membuat kejelasan atas apa yang hendak dicapai oleh entrepreneur dari kegiatan ini. banyak kegiatan audit manajemen yang sia-sia karena tidak jelas apa tujuan yang hendak dicapai oleh entrepreneur. Tenaga, fikiran, waktu yang sudah dikeluarkan menjadi tidak bermanfaat. Jangan sampai hal ini terjadi.


Ada output dan outcome yang harus ditetapkan oleh setiap entrepreneur diawal ini. Output berhubungan dengan apa indikator keberhasilan dari audit manajemen, sementara outcome berhubungan dengan siapa konsumen dari kegiatan ini. Output dan outcome akan menjadi fondasi kegiatan audit manajemen dalam bisnis setiap entrepreneur.


Setelah itu, perlu mendefinisikan prosedur yang sudah ditetapkan dalam perusahaan entrepreneur. Jadi, prosedur menjadi kata kunci untuk menjalankan audit itu sendiri. Selain itu,  ini bisa dijadikan sebagaibaseline atas pelaksanaan prosedur dari setiap aktivitas bisnis entrepreneur. Dengan prosedur ini juga bisa dilihat gap atau kesenjangan dari standar dengan apa yang dijalankan selama ini oleh setiap entrepreneur.


Ketika sudah dicapai gap tersebut, akan diketahui akar masalah dari setiap ketidak tercapaian target yang sudah ditetapkan. Banyak orang gagal memahami hal ini dan berdampak kepada audit management yang tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap bisnis mereka.


Kesediaan untuk mendiskusikan temuan dari setiap audit serta mencari alternatif solusi dari apa yang diaudit tersebut menjadi sangat penting ketika auditor dan auditee benar-benar menyadari bahwa audit tidak bermaksud untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Bahkan jangan sampai ada persepsi bahwa audit tersebut mencari kambing hitam atas kejadian dalam perusahaan mereka. fatal kalau ada persepsi seperti ini.


Oleh karena itu, diharapkan entrepreneur memberikan pemahaman yang jelas terhadap apa yang diaudit dan juga apa yang hendak dicapai dari audit manajemen. Ide-ide dan saran-saran itu sangat penting sebagai masukan dan untuk ditindaklanjuti oleh entrepreneur untuk membuat bisnis mereka menjadi lebih baik.


So, bagi entrepreneur, membiasakan diri untuk melakukan audit manajemen akan memberikan manfaat bagi keberlangsungan bisnis mereka di saat ini dan yang akan datang. Ada konsep jangka panjang yang harus dicapai oleh setiap entrepreneur.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: