Assalamualaikum wr. Wb.

Kang Meriza, pa kabar? Pada akhirnya, saya berkesempatan menulis pertanyaan kepada akang dan berharap akang bersedia untuk memberikan tanggapan karena bagi saya, jawaban dari akang akan menentukan pilihan bisnis yang akan saya jalankan saat ini dan yang akan datang minimal 10 tahun yang selalu akan sampaikan diberbagai forum, termasuk dalam rubrik tanya jawab ini. 

Kang, saya masih mahasiswa tetapi ingin menjadi seorang entrepreneur. Akan tetapi, saya akan memiliki satu dari beberapa alternatif bisnis yang ada didepan saya. Orang tua saya berbisnsi kelontongan, beliau ingin saya melanjutkan bisnis tersebut. Teman saya berbisnis restoran dan ingin mengajak saya bergabung karena dia melihat saya bisa menjual dan banyak teman di berbagai komunitas.

Padahal, dari kedua bisnsi itu saya kurang memiliki potensi diri dan juga passion disana. Yang pasti, saya bisa mendesain pakaian dan suka menjahit dan mengembangakan desain-desain baju muslimah. Mohon saran akang sebaiknya bisnis apa yang saya jalankan karena akan berhubungan dengan pilihan bisnis saat ini dan yang akan datang. Demikian saya sampaikan dan terima kasih atas tanggapan yang akan berikan.

Wassalam 


Rahma


Waalaikum salam 

Kabar baik Rahma dan luar biasa, masih berstatus mahasiswi sudah berani memutuskan untuk menjadi seorang entrepreneur. padahal, banyak mahasiswa ingin menjadi seorang karyawan yang pastinya mendapatkan “kepastian” dalam income dan terus akan memiliki karir yang akan bertambah. Keberanian ini sangat saya apresiasi dan insya Allah menjadi modal yang luar biasa untuk sukses dalam bisnis.

Bicara tentang bisnis, ada satu hal yang perlu kita perhatikan yaitu bagaimana percepatan dalam bisnis itu untuk sukses dan juga mencapai tujuan bisnis itu sendiri berupa profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Oleh karena itu, perlu diperhatikan satu konsep oleh para entrepreneur, termasuk Rahma untuk memilih bisnis.

Apa itu? Talent atau bakat. Dalam hal ini, Rahma harus memperhatikan bagaimana bisnis itu sesuai dengan bakat atau talent yang ada dalam diri sebelum melihat peluang yang ada di pasar atau market. Talent itu disusun oleh dua faktor yaitu potensi diri dan juga passion yang dimiliki oleh Rahma. Apakah potensi diri Rahma ada di fashion? Apakah bisa mendesain pakaian muslimah dengan baik? Kemudian, apakah menyenangi membuat desain dan menjahit pakaian tersebut?

Dua hal inilah yang perlu diperhatikan oleh Rahma untuk menentukan bisnis apa yang akan dijalankan. Jujurlah pada diri sendiri dalam menjawabnya. Dalam potensi diri, bisa melihat masa lalu, dari kecil sampai sekarang, apakah memang desain itu sudah dibuat dari dulu? Atau bisa juga dari pendapat orang lain terhadap karya yang Rahma buat. Hal ini bisa menjadi dasar untuk menentukan kesesuaian dengan potensi diri.

Lalu, rasakan, apakah senang membuat desain? Artinya, tidak ada rasa terbebani dalam menjalankan bisnis ini. Menyukai apa yang dilakukan dan bahkan tidak merasakan apa yang dilakukan dalam dimensi waktu dan tempat. Tidak ada mengeluh. Setelah itu, Rahma akan merasakan bahwa pilihan inilah yang terbaik dan tepat untuk dijalankan. Sukses terus ya Rahma....
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: