Kemaren, dalam satu diskusi kelompok, saya mendapatkan pelajaran yang luar biasa dari teman-teman. Diskusi tersebut tidak membahas hal-hal yang berat, akan tetapi santai dengan tujuan bertukar ide untuk memecahkan satu masalah dalam organisasi.


 Tidak disangka, teman-teman yang hadir memberikan ide yang luar biasa dan bisa memecahkan masalah yang sedang dihadapi. Padahal, saya sudah mencoba mencari alternatif solusi yang bisa memberikan kontribusi kepada pencapaian solusi atas masalah tersebut.


 Berdasarkan kondisi ini, saya menjadi teringat dengan konsep brainstorming untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi oleh organisasi. Konsep brainstorming sangat penting karena bisa memberikan berbagai pandangan, saran dari banyak orang. Tentu orang yang diajak dalam proses brainstorming itu juga bukanlah orang sembarangan. Akan tetapi, benar-benar mengetahui, memahami, menghayati permasalahan yang sedang dihadapi.


 Konsep brainstorming juga digunakan oleh manajemen modern untuk meningkatkan kualitas keputusan yang diambil oleh manajemen terhadap permasalahan perusahaan, apalagi perusahaan tersebut berskala besar. Jika ditilik lebih dalam, brainstorming sangat bermanfaat ketika melakukan proses pengambilan keputusan oleh setiap manajemen dan juga entrepreneurs.


 Tentu konsep decision making process sudah diketahui oleh banyak orang. Ada beberapa tahap dalam proses tersebut. yang pertama adalah bagaimana mengidentifikasi masalah. Setiap manajer ataupun entrepreneur dalam membuat keputusan, harus bisa merumuskan masalah yang sedang dihadapi. Masalah tersebut berupa gap antara yang diharapkan dengan kenyataan dan memberikan dampak kepada usaha. Identifikasi ini juga memperlihatkan apa yang menjadi akar masalahnya. Dalam hal ini, branstorming dari banyak orang sudah mulai digunakan.


 Berbagai pendapat dari peserta brainstorming diminta agar diketahui akar masalah dan dampaknya bagi usaha. Pengetahuan, keterampilan serta pengalaman dari peserta brainstorming akan semakin diketahui.


 hal kedua yang penting adalah bagaimana mencari alternatif solusi atas pemecahan masalah yang sedang dihadapi. Alternatif solusi akan semakin banyak dan berbobot bila semakin banyak peserta brainstorming memberikan pendapat dan ide-ide mereka. inilah yang menjadi penting dalam proses pengambilan keputusan.


 Yang ketiga adalah bagaimana melakukan evaluasi atas alternatif solusi masalah yang tadi. Evaluasi juga harus dilakukan bersama-sama agar bisa menghitung value yang paling optimal. Setiap alternatif keputusan harus dinilah mana yang memberikan benefit dibanding cost yang paling besar. Pertimbangan setiap orang dalam brainstorming akan sangat penting.


 Keempat, membuat keputusan. Inilah bagian yang paling penting dalam proses pengambilan keputusan.di Keputusan tersebut akan sangat berkualitas bila dihasilkan secara bersama-sama. Berbagai sudut atau aspek yang ditinjau oleh masing-masing peserta akan membuat kualitas keputusan menjadi jauh lebih bagus.


 kelima, menjalankan setiap keputusan tersebut. Implementasi adalah bagian yang paling kritis dalam setiap keputusan dan dampaknya terhadap pemecahan masalah. Pengalaman kemaren, hasil keputusan bersama dan juga dilaksanakan bersama-sama. Setiap orang ikut dalam diskusi juga terlibat dalam pelaksanaannya. Kebersamaan dalam implementasi menjadi key success factor untuk pemecahan masalah tersebut.


 Keenam, melakukan evaluasi hasil yang dicapai dari keputusan yang sudah diambil. Perlunya setiap peserta brainstorming dalam tahap evaluasi memberikan dampak yang luar biasa karena setiap orang memiliki kepentingan yang sama untuk mendapatkan outcome yang optimal.


 Rasanya, apa yang dilakukan kemaren dalam bentuk brainstorming, sangat bermanfaat dalam penyelesaian masalah untuk setiap organisasi. Saatnya untuk melakukan perbaikan dalam setiap keputusan. Marilah kita manfaatkan potensi yang ada dari setiap anggota tim dalam bentuk brainstorming. Sukses buat kita semua.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: