Tentu setiap entrepeneur pernah mendengarkan konsep ini yaitu CRM. Kenapa demikian? Jelas, bisnis yang dibangun oleh entrepreneur sangat tergantung kepada konsumen yang nota bene adalah pihak yang mengkonsumsi barang ataupun layanan yang diberikan oleh entreprenuer.


Bahkan dalam suatu pernyataan tentang bisnis, dinyatakan bahwa bisnis itu adalah how to move money from customer pocket into our pocket. Hal ini memberikan gambaran bagaimana bisnis tersebut sangat tergantung kepada konsumen yang memiliki money atau uang yang akan menjadi “uang” para entrepreneur bila konsumen membeli produk mereka.


Oleh karena itu, selalu ditekankan bagaimana setiap konsumen harus bisa di manage dan bahkan dimainatain agar mereka bisa menjadi konsumen yang bisa terus memberikan value bagi setiap entrepreneur. Apalagi dalam kondisi tingginya tingkat persaingan antar masing-masing pebisnis.


Hal ini mendorong setiap entrepreneur untuk bisa menjaga masing-masing konsumen mereka.  Ingat, dari setiap konsumen akan memberikan value berupa purchasing kepada produk entrepreneur. akan tetapi, jelas tidak cukup sampai disana karena masih banyak potensi yang ada dimereka. Tentu, dari setiap konsumen itu harus bisa dibuat puas atau mencapai customer satisfaction.


Kondisi ini hanya akan bisa dicapai bila setiap entrepreneur mampu memberikan layanan atau produk yang sama atau melebihi harapan konsumen. Tentu harapan ini akan sangat dipengaruhi oleh janji yang diberikan oleh entrepreneur sehingga membentuk harapan dibenak konsumen. Tugas entrepreneur adalah membuat produk yang bisa sama atau bahkan melebihi harapan setiap konsumen.


Konsumen yang puas cenderung untuk menjadi loyal dan inilah yang paling penting karena mereka akan melakukan repeat order. Produk yang sama akan dibeli kembali. Setelah itu, mereka akan membeli produk yang lain dari entrepreneur yang sama. Luar biasa sehingga membuat peluang produk lain akan terjual.


Selanjutnya, mereka akan merekomendasikan produk kepada orang lain. Hal ini akan membuka potensi konsumen baru sehingga produk akan bisa dibeli lagi oleh konsumen lain. Terakhir, mereka akan menolak penawaran pesaing.


Inilah yang menjadi potensi dari setiap konsumen dan harus benar-benar bisa dicapai oleh entrepreneur. so, fokus lah kepada setiap konsumen ya....
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: