Seorang entrepreneur harus menjalankan peran manajerial yang tidak bisa dilepaskan dengan status mereka. Entrepreneur harus menjalankan peran sebagai information dissemination kepada para stakeholder mereka, baik internal maupun eksternal perusahaan.


Ada beberapa kasus yang seringkali dilakukan oleh entrepreneur dan hal ini lebih banyak bersifat merugikan karena berhubungan dengan entrepreneur yang seringkali meng –keep informasi yang mereka dapatkan dari berbagai sumber, baik internal maupun eksternal. Informasi seakan-akan tidak boleh dishare kepada orang lain.


Hal ini terjadi pada salah seorang teman saya yang menjalankan bisnis fashion dimana beliau tidak menjalankan peranan ini secara efektif dan efisien. Padahal, penting untuk diketahui bahwa seorang manajer bekerja dengan dan melalui orang lain untuk mencapai tujuan. Jelas bahwa entrepreneur itu bekerja tidak hanya sendiri akan tetapi dengan dan melalui orang lain.


Informasi menjadi salah satu sumber daya atau resources yang benar-benar dikelola dengan baik. informasi yang dibagikan kepada stakeholder, seperti karyawan perlu diperhatikan agar benar-benar bisa mencapai apa yang diharapkan dan dituju oleh setiap informasi tersebut.


Yang pertama dilakukan adalah melakukan analisis terhadap informasi yang akan disampaikan kepada karyawan. analisis ini penting agar bisa menimbulkan understanding atau pemahaman dari setiap karyawan sesuai dengan yang diinginkan oleh entrepreneur itu sendiri. Kesalahan dalam analisis akan berdampak luar biasa berupa miss understanding entrepreneur itu sendiri.


Tentu dalam analisis diperlukan pemahaman minimal pada 5W + 1 H yaitu what, why, who, where, when dan how. Pertanyaan dan analisis ini akan membantu kejelasan informasi yang akan disampaikan kepada karyawan itu sendiri. jelas setiap entrepreneur perlu melakukan analisis ini terlebih dahulu.


Kedua adalah tujuan dari informasi yang akan disampaikan. Tujuan akan menjadi indikator terhadap hasil yang dicapai ketika informasi tersebut sampai kepada orang yang dituju. Kalau secara psikologi, tentu ingat konsep AIDA atau attention, interest, Desire dan juga Action. Konsep inilah yang harus dipahami oleh entrepreneur yaitu bagaimana setiap enterpeneur memperjelas salah satu tujuan tersebut.


Kalau hanya attention, artinya informasi tersebut lebih kepada bagaimana karyawan mengetahui dan memahami apa yang disampaikan. Adapun interest adalah bagaimana setiap karyawan tertarik dengan apa yang dituju dalam informasi serta desire berhubungan dengan minat yang ditimbulkan dari apa yang ada ada dari informasi. Yang terakhir adalah action yaitu bagaimana karyawan langsung bertindak dengan apa yang diharapkan dalam informasi tersebut.


Penentuan tujuan akan berpengaruh terhadap bagaimana informasi disampaikan kepada karyawan. tidak akan sama antara setiap tujuan yang hendak dicapai. Oleh karena itu, ditetapkan terlebih dahulu tujuan yang hendak dicapai dari informasi yang akan disampaikan.


Yang terakhir adalah siapa yang akan menerima informasi tersebut harus dijelaskan agar tidak salah dalam memberikan informasi kepada seluruh karyawan. belum tentu mereka memiliki kepentingan yang sama terhadap informasi yang diberikan. Oleh karena itu, mulailah menjalankan peran sebagai seorang entrepreneur yang membagikan informasi kepada stakeholder mereka. salam juara.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: