Kemarin, tepatnya Senin 21 November 2016, terjadi demonstrasi dari teman-teman pekerja di depan Gedung Sate Kota Bandung yang menuntut kenaikan Upah Minimum Kota/Kabupaten yang sejatinya memang ditetapkan setiap tahun untuk diterapkan di tahun 2017. Demonstrasi yang berlangsung sampai sore dan berharap tuntutan kenaikan gaji bisa direalisasikan oleh pemerintah yang menjadi pihak yang menetapkan UMK tersebut. Tuntutan yang para pekerja agar pengusaha dapat menaikkan kompensasi yang mereka dapatkan dari perusahaan. tentu dalam hal ini pemerintah akan memperhatikan tanggapan dari pengusaha untuk mencari titik temu yang saling memberikan win-win solution, baik bagi pekerja, pengusaha dan pemerintah. 

Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada  pelajaran yang sangat penting dalam hal ini karena berhubungan dengan bagaimana seorang entrepreneur harus memutuskan kompensasi yang harus diterima oleh setiap karyawan yang nota bene saat ini posisinya adalah bagaimana bisa membuat setiap karyawan happy dan juga perusahaan tidak dalam keadaan yang sulit ditengah kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan yaitu perubahan lingkungan bisnis termasuk ekonomi, apalagi seiring dengan semakin berlakunya pasar bebas.

Hanya saja, memang dari kacamata seorang entrepreneur, mindset awal yang harus dimiliki adalah bagaimana tiap karyawan adalah aset bagi perusahaan dimana konsep human capital sebagai sebuah kunci utama bagi setiap entrepreneur. dalam hal ini, setiap karyawan harus benar-benar dikelola untuk membuat mereka nyaman bekerja dan memberikan kontribusi yang optimal bagi entrepreneur untuk bisa membantu entrepreneur mencapai tujuan bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability sampai dengan tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.

Untuk itu, bicara kompensasi dengan karyawan, lakukan secara terbuka dimana bagi karyawan memang harus diberikan yang terbaik semampu ekonomi entrepreneur dan kondisi bisnis. Komunikasi yang terbuka dengan karyawan memang sangat dibutuhkan sehingga akan bisa membangun saling kesepahaman dengan karyawan. hanya saja, tentu itu harus benar-benar diawali dengan informasi yang berhubungan dengan kondisi lingkungan bisnis, lingkungan perusahaan dan bahkan mulai dari diri setiap entrepreneur. 

Keterbukaan ini akan membuat karyawan mengerti sembari entrepreneur berusaha semaksimal mungkin berusaha untuk menaikkan value perusahaan melalui penerimaan atau revenue yang menjadi miliki perusahaan. tidak dapat dipungkiri bahwa ketika perusahaan juga maju dalam penerimaan, karyawan akan diberikan bonus selain dalam keseharian, benefit yang didapatkan oleh karyawan memang lebih baik. bagaimana dengan anda? Hmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: