Salah satu kegiatan yang ditawarkan dan disediakan oleh pengelola program PKBL BUMN adalah pameran produk-produk entrepeneur yang dibina. Pameran ini biasanya dilakukan secara berkala dan diberikan kesempatan kepada entrepeneur agar bisa mempromosikan produk-produk serta menjalin networking dengan sesama entrepreneur di saat pameran tersebut.

Tujuan lainnya juga berupa pembuktian kepada BUMN yang memberikan dana PKBL akan kinerja mereka selam ini dengan mendapatkan pembinaan dari PKBL. Hal ini relevan dengan tujuan yang hendak dicapai dalam setiap program PKBL yaitu bagaimana bisa meningkatkan skala bisnis mereka. Tidak bisa  hanya membuat skala bisnis segitu saja atau sama dengan bisnis diawal dan apalagi malah berkurang. Salah besar. Jadi, hal ini menjadi ajang evaluasi juga bagi para entrepeneur selama menjadi binaan BUMN tersebut. Evaluasi akan menggambarkan bagaimana manfaatyang mereka dapatkan dari program PKBL.

Tujuan juga ada pada pengelola program PKBL yaitu bagaimana kinerja pembinaan mereka dalam program ini. Pengelolaan program PKBL juga memiliki Key Performance Indicator atau KPI sehingga jelas harus diukur kinerja mereka. Inilah yang hendak dicapai oleh pengelola PKBL. Hal ini memperlihatkan bagaiman kedua belah pihak memiliki kepentingan pada program PKBL yang diberikan kepada setiap entepeneur selama menerima dana PKBL tersebut.

Hal ini juga dirasakan oleh teman yang menerima dana PKBL dan juga teman lainnya yang bertugas di bidang PKBL. Beliau harus menyalurkan dana PKBL karena mereka diamanatkan oleh negara agar bisa menyalurkan dan membian entrepeneur dalam skala bisnis mikro, kecil dan menengah agar bisa tumbuh dan berkembang. Setelah tiga tahun, mereka akan harus lebih besar dan kalaupun membutuhkan dana, bisa diarahkan kepada perbankan.

Pameran yang diikuti oleh para entrepeneur dan diselenggarakan oleh berbagai pihak yang berkepentingan dengan PKBL ini biasanya setiap tahun ada. Pesertanya adalah para binaan dari berbagai BUMN dan memiliki variasi dalam bisnis yang mereka jalankan. Binaan yang berprestasi dalam bisnis dengan indikator bisnis yang tumbuh dan berkembang selama menerima dana PKBL dari BUMN akan dioptimalkan untuk ikut pameran itu.

Selama pameran, akan banyak pihak berdatangan dengan tujuan untuk melihat-lihat dan bahkan membeli serta mengorder dalam skala besar produk-produk entrepeneur. ada juga yang mendapatkan kontrak kerjasama selama pameran tersbut. Oleh karena itu, dapat dibayangkan bagaiman potensi dari pameran bagi etnerpeneur yang merupakan binaan BUMN. Ada konsumen, baik consumer market, business market, government market dah juga global market yang datang dan bisa menjadi prospek yang akan membeli produk-produk binaan.


Lainnya adalah pemerintah yang memang memiliki kepentingan dalam pembinaan entrepeneur ini karena menjadi program yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Pemerintah ini bisa berasal dari berbagai departemen dan lembaga negara yang relevan dengan bisnis para entrepreneur. Pemerintah ditingkat provinsi dan kota/kabupaten juga hadir dalam pemaeran ini. Yang paling tidak bisa dipisahkan adalah para wartawan dari berbagai jenis media, baik elektronik maupun cetak. Mereka adalah pencari berita yang ingin mendapatkan informasi seputar entrepeneurship dan juga perkembangan dana PKBL yang tidak sedikit.


Entrepreneur yang mendapatkan kesempatan dalam pameran ini harus mempersiapkan diri, baik produk maupun bisnis mereka agar bisa mendapatkan value dari pameran tersebut. Jelaskan tujuan yang hendak dicapai, apakah attention, interest, desire ataupun action dimana konsumen membeli produk-produk mereka.


Penampilan stand dan produk-produk yang akan ditampilkan menjadi kunci dalam keberhasilan pameran. Tentu penampilan diri juga akan sangat berpengaruh. Buatkan stand atau booth yang berbeda dengan yang lain sehingga dapat dilihat oleh para pengunjung. Diferensiasi harus jelas dan ditekankan oleh para entrepeneur.


Demikian juga dnegna pesan apa yang akan disampaikan kepada pengunjung karena pesan inilah yang akan ditangkap oleh setiap pengunjung, pesan harus jelas dan tegas yang nantinya diturunkan kepada program-program yang ditawarkan. Ada diskon, mengajak partisipasi langsung pengunjung di booth yang tersedia, adanya tester dan lain-lain adalah bentuk program yang bisa ditawarkan kepada pengunjung selama pameran berlangsung.


Yang paling penting adalah petugas yang berjaga selama pameran. Harus memilki knowledge yang baik untuk bisnis dan produk yang dijalankan, memiliki skill dalam berkomunikasi dan melayani serta sikap yang benar dalam melayani setiap pengunjung, apalagi yang mau membeli produk-produk tersebut. Harus jelas siapa yang melayani dan menjaga booth selama pameran. Inilah yang harus dimanfaatkan oleh entrepeneur selaku binaan PBKL dalam mengikuti pameran. Sukses buat kita semua.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: