Ketika seorang pensiunpreneur yang saya temui berbagi pengetahuan dan pengalaman di kelas yang saya selenggarakan minggu lalu, terlihat sekali ada satu yang berbeda yang dilakukan oleh pensiunpreneur ini dibandingkan dengan para entrepreneur muda yang sudah menjalankan bisnis dan menjadi binaan saya di Kota Bandung. Perbedaan ini sangat mencolok dan tentunya sudah memberikan sebuah value kepada konsumen dan bisnis mereka.

Perbedaan ini terlihat pada bagaimana pensiunpreneur yang fokus dalam membuat produk, baik jasa ataupun barang yang ditawarkan kepada konsumen mereka dan berbasis kepada satu konsep dasar yaitu kualitas. Saya jadi teringat dengan apa yang disampaikan oleh atasan saya pada waktu bekerja di perusahaan Asuransi Bintang tahun 2001 – 2003 yang lalu. Pengetahuan dan pengalaman saya yang diminta untuk selalu memberikan layanan yang berkualitas kepada para konsumen.

Adapun konsumen yang dimaksud adalah internal customer dan external customer yang relevan dengan perusahaan. memang benar waktu itu saya dituntut untuk memberikan layanan kepada konsumen asuransi karena jelas polis asuransi itu tidak memiliki bentuk dan oleh karena itu, layanan menjadi kunci sukses untuk dapat bersaing dengan pebisnis asuransi lainnya. Alhamdulillah, saya benar-benar mendalami apa yang disampaikan oleh atasan saya waktu itu.

Sekarang, saya bandingkan dengan teman yang berbisnis tadi. Pengetahuan dan pengalaman mereka di tempat kerja di perusahaan orang lain sudah diterapkan juga dalam menjalankan bisnis sampai dengan menumbuhkembangkan bisnis. kualitas itu menjadi nomor satu sebelum dia memberikan layanan yang lain.

Konsep kualitas itu adalah bagaimana membuat sebuah produk yang sesuai dengan need dan want setiap konsumen. dalam hal ini, jelas berhubungan dengan janji yang diberikan kepada konsumen sehingga terbentuk harapan di benak mereka masing-masing. janji inilah yang harus dipenuhi dan menjadi standar kualitas yang harus diberikan kepada konsumen sehingga mereka puas dengan produk yang ditawarkan.

Oleh karena itu, seorang karyawan yang ingin menjadi pensiunpreneur wajib bersyukur karena memiliki modal untuk menjadi pensiunpreneur sukses dalam konteks bagaimana membangun sebuah kualitas kepada produk yang akan ditawarkan kepada konsumen sehingga konsumen ini nantinya akan puas dan akhirnya loyal kepada bisnis yang dijalankan oleh masing-masing pensiunpreneur.

So, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..

PPST: Pensiunpreneur Siapa Takut

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: