Pensiunpreneur bukanlah status ataupun pekerjaan yang dilakukan oleh setiap orang yang sudah pensiun dan kemudian menjalankan bisnis. akan tetapi, pensiunpreneur itu adalah sebuah sikap mental atau mindset seorang mantan karyawan dalam berbisnis dan pastinya konteksnya akan berbeda dengan status sebagai seorang karyawan dimana mendapatkan fasilitas bekerja oleh perusahaan dan setiap awal bulan mendapatkan kompensasi. 

Konsep ini memang sejatinya harus benar-benar dimiliki oleh para pensiunpreneur karena berhubungan dengan berbagai kondisi yang akan dihadapi oleh pensiiunpreneru dalam menjalankan bisnis, baik sebagai sebuah peluang ataupun sebagai sebuah ancaman. Lalu, apa yang diperlukan untuk menjadi seorang pensiunpreneur sukses?

Saya sendiri merasakan bahwa konsep utama selain bisnis yang sesuai dengan potensi diri yang harus dimiliki karyawan adalah bagaimana bisnis yang dipilih tersebut harus sesuai dengan passion atau rasa senang kepada bisnis tersebut. Hal ini nyata bagi setiap pensiunpreneur karena nantinya ketika menjalan kan bisnis, atau menghadapi berbagai permasalahan yang berhubungan dengan bisnis, akan nyaman dan tidak menemukan banyak masalah. 

Jadi, ketika ada permasalahan bisnis yang berhubungan dengan keuangan, pemasaran, proses bisnis ataupun sumber daya manusia, akan selalu dengan mudah diselesaikan oleh para pensiunpreneur. Passion itu akan menimbulkan rasa cinta terhadap pekerjaan. Saya sendiri merasakan bahwa konsep cintailah bisnismu itu akan memberikan efek yang luar biasa dalam menjalankan bisnis dimasa pensiun. Nyaman saja menjalankan bisnis ini dan tidak ada beban dan hasilnya pun luar biasa. Pada akhirnya, keluarlah kata-kata, bisnis sebagai hobi yang dibayar. Hmmmm… enak banget kalau begitu.

Dalam konteks INTEGRATED SUCCESSFUL PENSIUNPRENEUR MODEL (ISP Model) salah satu pertimbangan dalam memilih bisnis adalah passion yang notabene merupakan bagian dari talent. Passion itu memiliki indikator dimana bisnis yang dipilih oleh setiap calon pensiunpreneur bisa membuat mereka bahagia dan senang. 

Hal ini penting dalam proses membangun bisnis dengan konsep percepatan bisnis dimana pensiunpreneur benar-benar menyenangi bisnis yang dipilihnya. Intinya, rasa senang terhadap bisnis yang dipilih mampu memberikan value kepada entreperneru sebagai seorang pribadi dalam menjalankan bisnis. oleh karena itu, bagi calon pensiunpreneur, kenali passion dan hubungkan dengan bisnis yang dipilih dengan basis potensi diri.

Lalu, masih takut memilih untuk jadi pensiunpreneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..

Pensiunpreneur Siapa Takut

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: