Ada satu hal yang sangat menarik bagi saya yang juga menjadi seorang pensiunpreneur saat ini dengan membangun sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan manajemen, brand activation serta media. Apa itu? Seorang pensiunpreneur itu harus bisa terus membangun personal brand yang mereka miliki karena salah satu asset yang paling berharga yang dalam konteks brand management itu disebut dengan brand equity atau ekuitas merek.


“Saya selalu menulis dan salah satu karya saya adalah 9 kunci sukses” kata Agus Santoso yang menjadi narasumber dalam program Pensiunpreneur, Siapa Takut yang tayang di Bandung TV dan STRABIZ TV. Hal ini menjadi media untuk melakukan branding dan bagaimana menjadi seorang yang semakin diketahui dan dikenal oleh banyak orang. “selain menulis, saya juga masih suka menulis lagu dan bahkan terus menjadi penyanyi untuk music positif” tambah Agus. Memang karya-karya beliau terus dapat dinikmati oleh masyarakat pecinta music positif.  Akhirnya, nama Agus Santoso semakin dikenal orang dan menjadi sebuah “jaminan” kualitas diri dan bisnis yang dijalankannya.


Inilah inspirasi yang perlu ditiru oleh para pensiunpreneur dan ini juga masih saya lakukan dengan membangun personal brand. Ingat, bisnis itu sangat relevan dengan pasar dan pasar itu akan sangat dipengaruhi oleh persepsi yang ada didalam fikiran mereka terhadap owner dari sebuah bisnis, barulah setelah itu dipengaruhi oleh brand dari produk dan reputasi perusahaan.


Oleh karena itu, sejatinya seorang pensiunpreneur fokus dalam menjaga nama baik dan bahkan terus membangun personal brand ketika akan menjadi pensiunpreneur, apalagi ketika sudah menjadi seorang pensiunpreneur. Tidak dapat dipungkiri bahwa irisan antara nama seorang pensiunpreneur dengan nama produk serta nama perusahaan yang dibangunnya itu sangat besar dan bahkan tidak bisa dilepaskan satu sama lain.


Ketika seorang pensiunpreneur dapat terus membangun nama baik dan dipersepsikan positif oleh pasar, inilah intangible asset yang dimiliki oleh pensiunpreneur dalam menumbuhkembangkan bisnis. inilah waktunya pensiunpreneur untuk mulai membangun mindset bahwa nama baiknya itu asset dan harud dikembangkan melalui aktivitas menulis, menjadi pembicara, gabung dengan komunitas ataupun hal-hal positif lainnya yang sesuai dengan potensi diri, passion, knowledge, skill, attitude serta morale mereka. Inilah yang ditunjukkan oleh Agus santoso.


Bagaimana dengan anda? Masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: