“Menjalankan bisnis itu bagi setiap entrepreneur adalah harus menjadi seorang pelayan bagi stakeholdersnya” demikianlah konsep dasar yang harus dipahami oleh setiap entrepreneur. Kadang mereka dimarahi oleh konsumen yang kecewa dengan produk, dikomplain oleh supplier yang pembayaran yang telat, distributor yang selalu menagih produk yang mungkin saja terlambat diterimanya, ataupun dari pemerintah  yang menuntut bagaimana entrepreneur harus bisa memenuhi aturan  yang berlaku serta tuntutan dan complain dari stakeholders lainnya.

Semua hal ini akan menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari seorang entrepreneur yang akan menjalankan bisnis. Lalu, apa hubungannya dengan karyawan yang akan menjadi seorang pensiunpreneur? Inilah yang perlu disyukuri oleh seorang pensiunpreneur karena hal-hal yang terjadi diatas relevan dengan bagaimana seorang entrepreneur memiliki sikap mental atau mindset yang kuat.

Tentu ketika menjadi seorang karyawan akan dituntut untuk menjadi pelayan bagi konsumen dan stakeholders lainnya. Keberhasilan bisnis memang sangat ditentukan sejauh mana karyawan mampu melayani konsumen sehingga setiap konsumen akan merasakan puas setelah mengkonsumsi produk, baik barang ataupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. apa yang terjadi ketika ada satu permasalahan yang membuat stakeholders kecewa? Tentu karyawan akan dikomplain ataupun dimarahi oleh statekholders tersebut. Lalu, apa yang dilakukan? Jelas tidak bisa langsung memarahi konsumen ataupun meninggalkan konsumen. Hal ini adalah pilihan mendasar bagi setiap karyawan.

Bagi saya, hal ini adalah modal dasar bagi setiap karyawan untuk menjadi pensiunpreneur. Modal dasar yang pastinya akan sangat menentukan bagaimana seorang pensiunpreneur memberikan layanan kepada kepada stakeholders nantinya, semuanya sangat ditentukan oleh sikap mental atau mindset ketika menjalankan bisnis untuk mencapai tujuan yaitu profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.

Inilah potensi yang dimiliki oleh setiap pensiunpreneur untuk sukses dalam berbisnis. Jangan abaikan pengetehuan dan pengalaman menghadapi stakeholders, khususnya konsumen karena pada hakekatnya bisnis itu sangat erat dengan pelayanan. Rasanya, hal ini tidak terlalu dimiliki oleh entrepreneur yang belum berpengalaman dalam bekerja, khususnya menjadi karyawan perusahaan orang lain. Waktunya karyawan meningat dan memanfaatkan pengalaman dalam melayani stakeholders ketika benar-benar menjadi pensiunpreneur karena itu adalah asset yang sangat berharga untuk menjadi pensiunpreneur sukses.

So, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Ingat…….., NOW OR NEVER…..

PPST: Pensiunpreneur Siapa Takut

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: