Bebeberapa waktu lalu, saya berkesempatan menyampaikan karakteristik seorang entrepreneur untuk sukses. Materi ini memang berurutan setelah mindset seorang entreprenuer, motif seorang entrepreneur, kompetensi seorang entrepreneur. Kenapa harus membahas karakteristik seorang entrepreneur? ada pertanyaan pendengar tentang hal ini. 

Secara sederhana, materi ini dianggap sangat mendasar bagi setiap entrepreneur karena bicara tentang karakter, itu konsepnya sangat mendasar dan harus dimiliki oleh para entrepreneur untuk sukses. Karakter itu tidak tampak karena keberadaannya seperti gunung es dilautan, dimana yang tampak itu adalah behavior atau perilaku. Dalam konteks gunung es, jelas, dibawah air laut itu luas sekali dan sangat mempengaruhi seorang entrepreneur. 

apa saja karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur? pertama adalah visioner, Menjadi entrepreneur sukses harus memiliki visi yang jelas untuk bisnis mereka. visi tersebut harus mencerminkan sinergi dari visi pribadi para entrepreneur. Selain itu, visi juga harus mencerminkan potensi diri dan passion serta peluang yang ada disekitar bisnis para entrepreneur  yang hendak dicapai. 

Setelah itu, kita membahas kreativitas dan inovasi. Kedua konsep ini harus menjadi karakter yang kuat dalam setiap diri entrepreneur. Kenapa demikian? Bisnis itu kuncinya adalah TP = TR – TC, tetapi untuk mencapainya, selalu menghadapi masalah karena lingkungan bisnis yang selalu berubah. Perubahan lingkungan bisnis ini akan berdampak kepada kekuatan dan kelemahan perusahaan para entrepreneur ataupun juga peluang dan ancaman. 

Tetapi, setiap entrepreneur harus bisa menjadikan setiap perubahan menjadi peluang. Disinilah kreativitas dan inovasi diperlukan. Ingat, kreativitas berhubungan dengan kemampuan entrepreneur mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah dan bahkan menemukan peluang didalamnya, tetapi ide-ide tersebut harus bisa diterima pasar agar bisa menjadi inovasi.

Oleh karena itu, setiap entrepreneur harus bisa mengembangkan kreativitas dalam berbisnis. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan kreativitas ini dan salah satunya adalah dengan memahami prosesyang ada dalam kreativitas. Pertama adalam Background or knowledge accumulation. Dalam hal ini, entrepreneur perlu melihat latar belakang atau pendidikan yang selama ini mereka dapatkan dari lingkungan. inilah yang selalu disampaikan bagaimana entrepreneur itu harus sejalan dengan pengetahuan dan pengalaman mereka.

Yang kedua adalah the incubation process, dimana mereka perlu merenungi pengetahuan dan pengalaman yang sudah didapatkan tadi dan dihubungkan dengan bisnis yang mereka jalankan. Ketiga, pengalaman terhadap ide-ide yang disampaikan untuk memecahkan masalah tadi. Tentu, setiap entrepreneur memiliki pengalaman dalam yang berhubungan dengan bisnis mereka. barulah yang keempat melakukan evaluasi atas ide-ide yang dikeluarkan untuk memecahkan masalah tadi. 

Sedangkan untuk inovasi, bisa dilakukan terhadap produk, proses, bisnis dan organisasi perusahaan para entrepreneur. inilah yang menjadi bentuk kreativitas dari setiap entrepreneur. konsep dasarnya adalah bagaimana ide-ide tersebut bisa diterima oleh pasar dan berkontribusi pada TP = TR – TC dalam setiap aktivitas inovasinya. 

Inilah yang menjadi tantangan setiap entrepreneur untuk sukses yaitu bagaimana mereka memiliki karakter yang kuat dalam hal visioner, kreativitas dan inovasi. Memang masih banyak karakter lainnya yaitu calculated risk taker, bertanggung jawab. Oleh karena itu, setiap entrepreneur harus memperhatikan karakteristik ini sebagai bagian dari diri mereka untuk menggapai sukses.

 PPST: Pensiunpreneur Siapa Takut

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: