“Apa yang harus disiapkan lagi untuk membangun bisnis yang bisa tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang?” Inilah pertanyaan yang saya sampaikan kepada para karyawan yang memilih untuk menjadi pensiunpreneur. Pertanyaan yang membuat mereka terdiam dan berfikir karena pada dasarnya, resources atau sumber daya untuk berbisnis sudah disiapkan, minimal 5M yaitu man, money, machine, method dan material.

Dengan tegas saya sampaikan bahwa mereka harus punya keyakinan yang kuat terhadap bisnis yang dipilih. Kenapa demikian? Hal ini penting untuk dipertimbangkan oleh para entrepeneur di Kota Bandung untuk membangun bisnis mencapai profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang.

Yakin.....
Bagi saya, pelajaran berbisnis dari para entrepeneur sukses adalah mereka yakin dengan pilihan bisnis yang sudah diambil. Keyakinan ini didasarkan kepada lima hal yaitu talent yang terdiri dari potensi diri dan juga passion. Itu yang pertama. Mereka yakin bahwa bisnis property, sebagai satu contoh, sesuai dengan potensi diri yang dimiliki masing-masing entrepeneur. Setelah itu, ada rasa senang dan menikmati setiap proses yang ada dalam perusahaan tersebut

Kedua, mereka yakin karena memiliki pengetahuan yang kuat tentang bisnis tersebut. Pengetahuan yang berhubungan dengan bisnis dan lingkungan bisnis yang mereka pilih serta manajemen yang akan digunakan dalam setiap proses bisnis. Pengetahuan tentang proses dalam manajemen itu sendiri yang seringkali diringkas dengan POAC: planning, organizing, actuating serta controlling. Demikian juga dengan fungsi manajemen yaitu manajemen keuangan, pemasaran, operasi dan juga sumber daya manusia. 

Ketiga, mereka yakin karena memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Keterampilan ini tidak hanya sekedar bisa, tetapi harus expert atau ahli dengan indikator 10000 jamg terbang, yang seringkali disebut dalam buku “Outliers” karya Malcolm Gladwell. Skill untuk mengelola keuangan, pemasaran, proses bisnis dan HR. Juga skill dalam kepemimpinan, managerial skill, decision making process, communication skill dan lain-lain yang relevan dengan bisnis para entrepeneur.

Keempat, mereka yakin karena memiliki attitude atau sikap yang positif dan benar dalam menjalankan bisnis. Sebagai contoh, sikap dalam bisnis yang masih start up, harus bisa totalitas dalam bisnis, fokus dalam menjalankan bisnis. Kelima yakin karena memiliki morale yang tinggi yaitu disiplin yang kuat serta antusiasme yang tinggi.

Dampak dari keyakinan ini adalah setiap entrepeneur benar-benar memberikan seluruh tenaga, waktu dan fikiran dalam menjalankan usaha mereka sampai usaha benar-benar bisa berjalan sendiri dengan manajemen sistem yang kuat. Inilah yang menjadi tantangan setiap entrepeneur.  

Oleh karena itu, dikelas perdana GIMB Entrepeneur School, saya akan selalu menanyakan tentang keyakinan setiap entrepeneur muda terhadap bisnis mereka sebelum dilanjutkan belajar bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen bersama saya. Fakta menunjukkan bahwa bila mereka sudah yakin dengan bisnis yang sudah dipilih, maka akan serius mengikuti kelas dan totalitas mendalami materi sampai dengan mengimplementasikan dalam bisnis mereka.

Itulah salah satu kunci sukses entrepreneur di Kota Bandung untuk membuat bisnis mereka sukses sesuai dengan indikator profit, people, planet, sustainability dalam jangka waktu panjang yaitu minimal 10 tahun kedepan serta bisnis yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Sukses buat kita semua......

Masih takut memilih untuk jadi entrepreneur sukses? Ingat…….., NOW OR NEVER…..

 PPST: Pensiunpreneur Siapa Takut

Tulisan ada di www.strategidanbisnis.com
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: