Bahasa yang digunakan oleh setiap orang dalam perusahaan milik entrepreneur harus bisa di ulang-ulang. Tantangan inilah yang paling berat bagi setiap entrepreneur kalau ingin membuat bahasa tersebut menjadi budaya perusahaan yang kuat dan menjadi salah satu keunggulan bersaing bagi perusahaan.

Seringkali orang terjebak dengan bahasa yang sudah ditetapkan sebagai sebuah bagian dari budaya, tetapi, tidak mencoba menggunakannya secara berulang-ulang yang dampaknya adalah mereka tidak memiliki budaya yang kuat.

Tentu ini menjadi sia-sia bahasa yang sudah ditetapkan tadi. Agar tidak terjadi hal seperti ini, seorang enterpeneur harus bisa memiliki komitmen yang kuat untuk melakukan pengulangan dalam keseharian yang pastinya diharapkan bisa membuat setiap orang dalam perusahaan sadar, memahami, menghayati dan juga menjalankan dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Komitmen setiap entrepreneur menjadi kunci sukses untuk membuat itu terjadi. Tidak ada yang bisa membuat bahasa itu kuat kalau tidak enteperneur itu sendiri. Jadi, kata kuncinya adalah entrepreneur harus bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari dan bahkan setiap saat. Bahkan dalam setiap pernyataan yang dibuat di perusahaan, tidak sungkan-sungkan untuk selalu menyatakan itu adalah bagian dari kalimat penyemangat.

Bahkan setiap entrepreneur harus bisa memberikan analisis dan ulasan terhadap apa yang terkandung dalam pernyataan dan bahasa yang digunakan tadi. Ulasan ini penting untuk memberikan makna dan mengingatkan mereka utnuk terus sadar dan menghayati setiap kalimat yang disampaikan.

Seringkali orang hanya bisa mengucapkan tetapi tidak paham dengan apa yang mereka ucapkan tadi. Kenapa demikian? Mereka hanya hafal dan tidak tahu apa maksud dari pernyataan tersebut. Banyak sekali terjadi pada perusahaan.

Inilah yang menjadi tantangan bagi setiap entrepneur ketika akan membuat budaya perusahaan yang kuat. Semuanya berawal dari diri entrepreneur itu sendiri dan tidak ada pengecualian untuk tidak melakukannya.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: