Sales Professional tidak mencapai target, Pengusaha yang rugi, Manager yang Gagal? Kenapa hal itu terjadi, dan tetapi ada dari Sales Professional yang sukses, Pengusaha yang Sukses, Manager yang Sukses dengan gampang mereka dapat melewati dan melebihi target yang ditetapkan. Karena mereka tahu caranya.

Dari kesuksesan yang mereka raih, dalam tulisan ini ternyata dalam membuat TARGET PENJUALAN dalam  dunia menjual, ada empat elemen dasar yang mempengaruhi, berdasarkan metode Ilmu NLP (neuro linguistic programming) dan dipraktekan serta pengalaman pribadi saya..



1. Target dibuat secara positif, spesifik dan jelas

    •    Buat target dalam bentuk format “ saya ingin…” Buat kalimat dalam bentuk positif dan spesifik. Contoh,

    •    Saya ingin menembus angka penjualan 200 juta pada akhir kuartal ke dua.

    •    Saya akan sudah menutup 30 akun baru pada akhir bulan Desember 2015.

    •    Saya ingin meningkatkan rate closing menembus angka 30% pada tanggal 25 Desember 2015

Dan disini saya juga menegaskan kepada pembaca, hati-hati dalam membuat kalimat membuat target seperti contoh kalimat negative berikut yang tidak saya anjurkan: “saya tidak ingin, saya tidak mau gagal, saya tidak bisa menembus angka penjualan 100%”



2. Target dapat dijamin pencapaiannya

Maksudnya? Anda sebagai pembuat target apapun yang terjadi dan akan memulai target melangkah menuju target, menjamin target ini dapat Anda capai.

Maka oleh karena itu target harus ditulis dan digambarkan sehingga membuat Anda untuk selalu ingat dan terus berupaya untuk mencapainya. Dan semua itu dapat dicapai tergantung dengan pikiran dan tindakan yang Anda lakukan.



3. Target harus Nyata dan dibuktikan

Baca, baca, dan baca kembali target yang sudah Anda tetapkan dan apa yang muncul dikepala anda saat target disebutkan? Contoh, Anda membayangkan suatu keadaan saat itu Anda dan team anda merasa kegirangan bahwa target dapat anda dan team anda dapat dilampaui, atau ucapan dari atasan Anda yang mengucapkan selamat atas keberhasilan anda menembus angka target anda. Bahkan anda mampu menggambarkan dengan melampaui target Anda, Anda diberikan bonus berupa mobil baru dan mengendarainya bersama orang-orang yang anda cintai. Itu semua contoh adalah dapat dibuktikan dengan indera.

Jadi, Anda harus bisa melihat dan merasakan serta mengalami dipikiran Anda apa yang ingin Anda targetkan. Dengan pengalaman internal diri Anda tersebut yang anda dapat akan membantu dan memudahkan anda untuk co-pilot atau bahkan auto-pilot Anda dalam menuju target tersebut.

Dengan kemampuan Anda me-visualisasikan atau menggambarkan objek-objek tersebut sebuah keuntungan bagi anda jika mulai dan terjadi kehilangan arah atau tenaga dalam pencapaian target sebagai tools untuk penguat perasaaan atau motivasi Anda untuk tetap berupaya…



4. Target harus membaikan dan menjaga keseimbangan hubungan dengan hal yang lain…

Salah satu hal yang sering kali diabaikan dan tapi mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam keberhasilan menjual adalah pengaruh pemikiran, kata-kata-, tindakan dan hasil yang diperoleh terhadap apapun yang ada disekelilingnya. Dalam semboyan saya dalam menjual menyebutkan ‘win-win-win, berarti saat saya menjual barang atau jasa dalam pemikiran dan yang saya lihat, Saya sebagai seorang sales professional win, buyer saya win, perusahaan atau organisasi saya win. Bahkan bisa anda tambahkan orang-orang dekat anda atau yang anda sayangi win, atau lebih abanyak orang yang bertemu dengan anda dan bertransaksi win.

Pointnya adalah semua usaha dan upaya yang anda lakukan dan sebanyak mungkin yang berhubungan dengan keberhasilan dan upaya anda dalam menembus target “win”. Betul, Anda tidak bisa memenuhi semua orang-orang tersebut untu happy, tapi usahakan sebanyak mungkin mereka memperoleh banyak manfaat dari transaksi dan target anda.



Terimakasih, Semoga informasi ini bermanfaat buat Anda, dan mohon jika berkenan untuk kemajuan sahabat kita dalam menjual dan kiranya informasi ini juga dapat disebarkan kepada sahabat lainnya. @ kang Bekti Pakuhajimas
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: