Dalam menjalankan bisnis, setiap entrepeneur selalu saya harapkan bisa menggunakan manajemen agar bisa membuat bisnis tersebut bisa terus tumbuh dan berkembang. Manajemen menjadi tool yang tidak bisa dilepaskan dalam diri entrepeneur. Banyak entrepreneur gagal dalam bisnis karena tidak menggunakan manajemen.

manajemen itu memiliki proses yang tidak bisa diabaikan dan perjalananya harus bertahap. Bamyak sekali orang memahami proses manajemen, akan tetapi, seringkali gagal dalam menjalankan tahap-tahap tersebut. Kenapa demikian? Menurut saya, hal ini disebabkan oleh manfaat yang belum dirasakan oleh setiap entrepreneur.

Proses manajemen yang seringkali digunakan oleh entrepreneur adalah pertama, membuat perencanaan atau planning. Dalam hal ini, entrepeneur harus bisa membuat perencanaan dengan dasar apa tujuan yang hendak dicapai dari setiap kegiatan bisnis tersebut. Tujuan yang dibuat harus jelas, terukur, dapat dicapai, realistis dan juga memiliki dimensi waktu.

Kenapa demikian? Selalu orang menyatakan bahwa orang yang gagal membuat rencana, berarti merencanakan kegagalan. Hal ini penting karena bisnis itu harus jelas ukurannya dan dapat dilihat dari tujuan yang hendak dicapai.

Kedua, pengorganisasian atau organizing. Dalam hal ini banyak sumber daya yang harus di tempatkan atau dialokasikan untuk mencapai tujuan dalam perencanaan tersebut. beberapa sumber daya yang harus dialokasikasikan adalah man atau orang, money atau uang, mesin, bahan baku dan metode. Hal ini penting agar bisa dimanfaatkan secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan.

Ketiga adalah actuating atau menjalankan rencana yang sudah disusun. Ini tahap yang paling penting bagi setiap entrepeneur. seringkali orang terjebak dalam membuat rencana yang baik sekali, tetapi, gagal dalam menjalankan. Oleh karena itu, dibutuhkan leadership yang kuat sehingga seluruh sumber daya dalam perusahaan dapat digerakkan untuk mencapai tujuan dalam perencanaan tadi.


Keempat, harus ada controlling yaitu bagaimana setiap entrepeneur harus bisa mengevaluasi dan mengontrol capaian yang dibandingkan dengan target dan tujuan awal. Jangan sampai ada gap antara capaian dengan target. Kalaupun ada, harus bisa dicari solusinya sehingga manajemen tetap bisa mencapai tujuan. Inilah salah satu bahasan dalam program Belbiz yang sudah dibahas di Radio K-Llite beberapa waktu yang lalu.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: