Cooperative atau Koperasi merupakan sebuah sistem yang mengacu kepada kesejahteraan setiap anggotanya. Setiap anggota mempunyai peran dan fungsinya masing-masing.


Kecenderungan mindset Koperasi menjadi tantangan tersendiri di Negara kita. Menghadapi kenyataan ini, perlu kiranya Koperasi Indonesia melihat dan mempelajari sistem yang sudah berjalan baik di Negara lain. Salah satunya cooperative Food di inggris.


Cooperative food merupakan salah satu contoh Koperasi yang mengimplementasikan asas gotong royong, dimana ribuan orang yang terdiri dari petani, pedagang, buruh bahu membahu membangun wadah dengan landasan kepentingan bersama guna mencapai kesejahteraan bersama.


Bukan hanya gotong royong, cooperative food juga mengutamakan pelayanan prima dan transparasi keuangan, yang berdampak minat untuk menjadi anggota cooperative food di Inggris tidak terbendung. Tahun 2016 anggota aktif cooperative food mencapai 10 juta orang.


Kalau orang di Eropa dengan kemajuan ekonomi, teknologi, tingkat pendidikan tinggi tertarik kembangkan koperasi. Itu berarti koperasi keren. Selain keren Koperasi juga bisa membawa dampak signifikan bagi anggotanya, jika anggota menyadari manfaat dan memaksimalkan perannya.


Jika dilihat dari perbandingan, jelas yang harusnya berpotensi mengembangkan Koperasi itu Negara kita. Hanya saja tingkat kesadaran masyarakat Indonesia masih rendah dan masih berfikir Koperasi hanya dari pandangan umum, tanpa melihat Koperasi seharusnya seperti apa, bagimana manfaatnya, dan untuk siapa kelak hasilnya.


Masih banyak contoh Koperasi yang bisa dijadikan inspirasi untuk perkembangan Koperasi di Indonesia, tinggal bagaimana setiap inspirasi ini kita amati, implementasikan dan evaluasi untuk keberlangsungan dan perbaikan-perbaikan Koperasi di masa yang akan datang.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: