Assalamualaikum wr. Wb
Pertama-tama, saya bermaksud untuk mengenalkan diri, nama saya Setiadi dan berprofesi sebagai guru di salah satu Sekolah Menengah pertama. Saya senang membaca rubrik pertanyaan yang kang Meriza bina. Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan dari permasalahan teman-teman entrepreneur serta konsep yang akan jelaskan.

Permasalahan saya saat ini adalah bagaimana menghadapi pesaing yang semakin banyak dan semakin kuat memberikan ancaman terhadap bisnis yang saya jalankan adalah travel untuk perjalanan keluar negeri. Saya sering membawa siswa serta guru ke luar negeri untuk melakukan kunjungan berupa benchmarking kepada sekolah serta lembaga pendidikan terkait di beberapa negara.
 
Semakin banyaknya pesaing yang masuk kesekolah membuat usaha saya semakin terancam, apalagi variabel yang digunakan adalah harga. Terjadi persaingan harga yang luar biasa dan membuat tidak normal lagi persaingan harga tersebut. akibatnya adalah bisnis ini tidak “normal” lagi. 

Oleh karena itu, saya melihat, kondisinya sudah tidak sehat bagi saya dan perusahaan. Sudah tidak normal lagi apa yang terjadi di lingkungan bisnis travel untuk perjalanan luar negeri. Apa yang sebaiknya saya lakukan untuk menghadapi kondisi ini?

Hormat saya,
Setiadi

Wassalamualaikum Kang Setiadi
Terima kasih sekali akang berkesempatan mengirim surat kepada kami dan akang sudah mendapatkan manfaat dari rubrik ini. Memang banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari permasalahan yang dihadapi oleh para entrepreneur di Kota Bandung dan sekitarnya. Permasalahan tersebut bisa kita jadikan sumber pengetahuan untuk alternatif solusi yang ada.

Menjawa pertanyaan akang, kondisi bisnis sekarang ini hampir sama untuk seluruh industri. Salah satu cirinya adalah bagaimana tingkat persaingan saat ini yang begitu tinggi dan membuat business owner harus benar-benar mempersiapkan diri dan bisnis mereka agar bisa tetap menang dibandingkan pesaing.

Salah satu tool yang bisa digunakan untuk memenangkan persaingan adalah konsep diferensiasi. Sebenarnya, konsep ini memang sudah dikenal oleh ahli strategi dimana Michael Porter menjadikan diferensiasi selain cost leadership untuk mencapai competitive advantage dalam bisnis mereka. 

“Berani untuk berbeda”, inilah konsep yang bisa digunakan oleh kang setiadi untuk bisnis travel. Berbeda bisa digunakan untuk aspek produk atau content differentiation berupa paket-paket yang ditawarkan berbeda dengan pesaing. Ataupun juga perbedaan dari aspek konteks atau bagaimana akan menyampaikan setiap nilai travel kepada konsumen. Yang paling penting bagi konsumen adalah mereka nyaman dengan penyampaikan nilai kepada mereka.
 
Perbedaan yang terakhir bisa juga dari aspek karyawan perusahaan kang setiadi sendiri. kualitas pengetahuan, keterampilan serta sikap karyawan bisa menjadi sumber untuk berbeda dan lebih baik dari pesaing. Silahkan akang memilih mau yang mana untuk dijadikan berbeda. Sukses buat kang setiadi
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: