Ketika kita memutuskan untuk menjadi enterpreuneur, saya sadar saya mempunyai peran ganda sebagai ibu maupun enterpreuneur


Ibu merupakan guru pertama bagi anak, sebelum mereka mengenal dunia luar dan belajar dari orang lain. Peranan kita sangat penting untuk membentuk perilaku dan pikiran mereka.


Sebagai enterpreuneur, berarti saya memutuskan untuk bertanggung jawab terhadap kehidupan dan bisnis saya. Bertanggung jawab berarti bertindak dengan penuh pertimbangan dan berhati-hati dalam melangkah dan memutuskan sesuatu. Saya sadar dengan  konsekuensi dari tindakan yang saya putuskan.


Konsekuensi tindakan dalam rumah tangga maupun bisnis bisa berdampak negatif atau positif tergantung bagaimana kita menyikapinya.Apabila berdampak negatif , kita tidak akan lari dari tanggung jawab untuk menyelesaikannya atau melimpahkan kesalahan pada orang lain. Dengan segenap pikiran dan tenaga kita berusaha mencari solusi untuk mendapatkan jawaban  dari permasalahan tersebut. Demikian juga akan berdampak positif jika kita bisa mengambil hikmahnya dari setiap kejadian yang telah terjadi.


Ada beberapa ibu yang menganggap dengan menjadi enterpreuneurship adalah sarana untuk mengaktualisasikan diri. Dengan berbisnis dia bisa menunjukkan identitas dirinya  secara positif pada orang lain, walaupun profesi utamanya adalah menjadi seorang ibu rumah tangga. 


Saat seorang ibu memutuskan untuk menjadi enterpreuneurship sebagai  bentuk aktualisasi diri, dia bertanggung jawab penuh dengan keputusan tersebut.


Dia akan menunjukkan tersebut dengan memberikan citra positif pada masyarakat melalui bisnis yang dijalaninya.


Ada beberapa hal agar bisnis yang kita lakukan bisa tetap bertahan dan berkembang.

1. Tanggung jawab terhadap karyawan


Jika usaha yg kita jalankan terbilang besar dan membutuhkan banyak tenaga. Kita harus bertanggung jawab pada mereka. Kita membutuhkan tenaga dan pikiran mereka untuk bekerja sesuai dengan keinginan kita. Tentu saja kita bertanggung jawab untuk memenuhi hak mereka salah  satunya gaji karyawan.

Penting bagi enterpreuneur untuk membayar gaji karyawan tepat waktu. Jika kita tidk bisa membayar tepat waktu maka komunikasikan terlebih dahulu pada karyawan kita dengan cara baik-baik.


2. Tanggung jawab terhadap produk atau jasa yang kita jual


Sebagai pebisnis, kita menjual produk atau jasa pada orang lain. Kita harus bisa memastikan mutu dan kualitas  produk  atau jasa tersebut. Sehingga ketika  orang lain membeli produk kita. mereka merasa puas dan boleh jadi mereka bisa menjadi costumer dan berlanggaan produk kita


3. Tanggung jawab pada rekan bisnis


Salah satu contohnya adalah hubungan kita dengan pemasok produk kita. Ketika kita bekerja sama dengan mereka  dan kita bertanggung jawab maka in sha allah kerjasama itu akan berjalan dengan baik.


Misalnya pembayaran pembelian produk secara tepat waktu. Jika kita terkendala dalam hubungan kerjasama tersebut. maka bicarakan baik-baik dengan pemasoknya. tunjukkan itikad dan tanggung jawab kita pada mereka. 

Sehingga kerjasama yang kita jalankan  akan tetap baik dengan rekan bisnis kita.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: