Sebagai bagian dan kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya mengenai lima tahapan dalam manajemen strategi maka kali ini saya akan mendetailkan tahap ke tiga dari suatu manajemen strategi, yaitu tahap formulasi strategi. Apakah formulasi strategi itu ? Mengapa formulasi ini penting, dan bagaimana cara seorang entrepreneur melakukan formulasi strategi terhadap bisnis yang dijalaninya ?


Setelah menetapkan visi dan misi dalam tahap awal suatu proses manajemen strategi, kemudian dilanjutkan dengan melakukan analisis internal baik dari sisi kekuatan (S= strength) maupun sisi kelemahan (W=weakness), dan juga melakukan analisis eksternal baik berupa kesempatan (O=opportunity) maupun yang berupa ancaman (T=threat) terhadap bisnis yang dijalani, maka langkah berikutnya adalah seorang entrepreneur perlu melakukan formulasi strategi bisnis dengan cara mempertemukan faktor-faktor analisis internal dengan eksternal. Analisis ini akan menghasilkan alternatif-alternatif formulasi strategi, yaitu strategi SO, strategi ST, strategi WO, dan strategi WT.


Strategi SO adalah suatu strategi dimana seorang entrepreneur menggunakan kekuatan yang ada pada bisnisnya untuk memanfaatkan peluang pasar. Sedangkan strategi ST adalah suatu strategi dimana seorang entrepreneur kekuatan yang ada pada bisnisnya untuk melawan atau menghadapi ancaman bisnis. 


Kemudian strategi WO adalah suatu strategi dimana seorang entrepreneur menggunakan kesempatan yang ada untuk mengatasi kelemahan yang dimiliki, dan strategi WT adalah suatu strategi bertahan dimana seorang entrepreneur melakukan usaha untuk meminimalisir kelamahan serta ancaman yang ada. Jadi dapat dikatakan bahwa perumusan strategi atau formulasi strategi ini merupakan proses penyusunan langkah-langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi organisasi, menetapkan tujuan strategis, serta merancang strategi untuk mencapai tujuan tersebut dalam rangka menyediakan customer value terbaik.


Secara umum ada 4 kelompok besar jenis strategi yaitu strategi Integrasi, yaitu membangun atau berintegrasi dengan bisnis lain yang saling support. Kelompok strategi yang kedua adalah strategi intensif yang fokus agar produk kita dapat menjangkau konsumen semaksimal mungkin baik dari segi konsumsi dan geografis.


Yang ketiga adalah strategi diversifikasi yaitu mendirikan sebuah usaha lain baik sejenis atau tidak. Dan yang terakhir adalah strategi defensif dimana strategi ini bertujuan mempertahankan keberlangsungan bisnis atau ingin berhenti berbisnis. Strategi apa yang akan sahabat jalankan saat ini ?
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: