Aslm Kang Meriza


Sebagai seorang entrepreneur, tentu saya bertanggung jawab atas apa yang terjadi di dalam perusahaan, termasuk pada apa yang terjadi di karyawan saat ini. Inilah yang saya rasakan ketika saat ini skala bisnis semakin bertambah dan memberikan pengaruh kepada proses bisnis di dalam perusahaan. 


Setelah itu, saya merasakan bahwa bisnis fashion yang saya geluti mulai sangat terganggu dengan peraturan baru yang saya terapkan dimana salah satunya berhubungan dengan bagaimana meningkatkan produktivitas setiap orang. Ada yang mendukung dan ada juga yang menentang dengan tidak menjalankannya secara optimal sehingga terkesan mereka harus saya tongkrongin untuk menjalankan hal tersebut. 


Oleh karena itu, saya mohon saran dari akang untuk mengatasi hal ini karena berbagai upaya sudah saya lakukan, mulai dari menaikkan gaji mereka sampai dengan memberikan benefit lainnya. Demikian saya sampaikan dan atas jawaban yang coach berikan, saya ucapkan terima kasih.


Wassalam 





Yanti


Bandung 





Waalaikum salam Yanti 


Inilah yang menjadi tantangan dan seharusnya dianggap sebagai peluang oleh setiap entrepeneur dalam menjalankan usaha mereka saat ini. Tantangan dan peluang yang berhubungan dengan sumber daya manusia yang seringkali menjadi “PR” terbesar ketika mereka akan meningkatkan kelas bisnis tersebut. 


Naik kelas ini berarti bahwa bisnis mereka naik dari skala mikro ke kecil, kecil ke menengah dan menengah ke besar. Tentu tidak gampang untuk menjalaninya dengan baik karena akan berdampak kepada bagaiaman nanti bisnis tersebut. Apalagi berhubungan dengan sumber daya manusia yang menjadi aset yang seharusnya bisa memberikan kontribusi kepada pencapaian tujuan perusahaan. 


Oleh karena itu, Yanti harus memberikan perhatian kepada budaya perusahaan dan salah satunya dalah kebiasaan atau habit dari setiap karyawan dalam perusahaan. Hal ini berhubungan dengan bagaimana Yanti mulai membuat kebiasaan baru dalam perusahaan dan juga berlaku untuk seluruh orang yang ada dalam perusahaan tersebut, termasuk owner itu sendiri. Penting untuk diketahui bahwa habit ini adalah awal bagi pembentukan budaya yang kuat dalam perusahaan. 


Entrepreneur harus menjelaskan kepada karyawan tentang apa itu kebiasaan yang dilakukan, kemudian kenapa dilakukan dan dalam hal ini berhubungan dengan benefit untuk diri mereka dan juga perusahaan. Jangan sampai terkesan kebiasaan tersebut hanya untuk perusahaan saja sementara untuk diri mereka sendiri tidak mendapatkan pengaruh apa-apa. Tentu hal ini tidak baik dan akan berdampak kepada jangka panjang. 


Selanjutnya adalah perlunya menegakkan reward dan punishment dalam setiap aktivitas yang akan dijadikan habit sehingga setiap orang merasakan bahwa habit tersebut benar-benar bermanfaat bagi diri sendiri dan juga perusahaan. Akhirnya, mereka akan melakukan itu berulang kali meskipun kita tidak berada diantara mereka.....
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: