Entrepreneur membutuhkan modal sosial atau social capital bagi bisnisnya karena adanya keterbatasan yang dihadapi oleh entrepreneur, khususnya yang berhubungan dengan knowledge, skill, attitude serta keuangan yang diharapkan dapat ditingkatkan dengan mengikuti program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Program Kemitraan Bina Lingkungan.

  1. Mengenalkan diri kepada pengelola program CSR/PKBL
Entrepreneur perlu mengenalkan diri dan bisnisnya kepada para pengelola CSR/PKBL agar mereka mengetahui konteks diri dan bisnis para entrepreneur. tentu yang mereka lihat adalah keterhubungan dengan bisnis perusahaan yang memberikan CSR/PKBL.
  1. Mengenal dengan baik pengelola program CSR
Hal ini penting karena berhubungan dengan bagaimana entrepreneur mengenal persepsi, motivasi, personality, dan sikap serta lingkungan diri para pengelola tersebut.
  1. Mengenal need, want dan demand pengelola CSR/PKBL dan program CSR/PKBL
Hal ini berhubungan dengan kebutuhan, keingingan dan permintaan para pengelola CSR/PKBL dan program CSR/PKBL tersebut. Tujuannya adalah bagaimana nantinya bisa disesuaikan antara bisnis para entrepreneur dengan program CSR/PKBL yang dijalankan.
  1. Aktif dalam program CSR/PKBL
Ini penting untuk melihat keseriuasan entrepreneur dalam program CSR/PKBL dan bagi pengelola, biasanya, mereka mencari entrepreneur yang bisa berkontribusi optimal pada program mereka dan perusahaan
  1. Lakukan evaluasi dari setiap program yang diikuti
Hal ini penting bagi setiap entrepreneur karena menentukan bagaimana capaian dari setiap program yang diikuti, baik bagi diri sendiri maupun untuk perusahaan yang memberikan program PKBL itu sendiri. Diharapkan, akan bisa memberikan value bagi setiap pihak dimana tujuan masing-masing adalah basis untuk capaian dari setiap program.
  1. Lakukan perbaikan terus menerus
Hal ini berhubungan dengan bagaimana setiap entrepreneur harus benar-benar melakukan perbaikan untuk hasil yang terbaik untuk setiap target yang ditetapkan oleh entrepeneur dan pengelola CSR dan PKBL.
  1. .Mengkomunikasikan program kepada stakeholders.
Hal ini penting bagi pengelola program CSR dan PKBL dimana mereka membutuhkan komunikasi dengan stakeholdersnya yang memang membutuhkan setiap orang dalam lingkaran program CSR dan PKBL untuk bisa memberikan value kepada program yang dijalankan. Tidak mudah akan tetapi, perlu menjadi aktivitas strategis setiap entrepreneur.


Inilah beberapa tips CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY yang pastinya harus dijalankan entrepreneur dalam kerangka membangun manajemen sistem perusahaan yang unggul untuk mencapai sustainable competitive advantage. Let’s make a management system for our company
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: