Banyak pengusaha merasa tidak memerlukan PR (Public Realition)/Humas (Hubungan Masyarakat) bagi usahanya, dengan alasan “itu hanya bentuk lain dari periklanan”. Tetapi jika kita menggunakan humas, tidak hanya periklanan saja yang kita dapatkan, nemun citra baik dari konsumen bisa kita dapatkan.


Tentunya jika citra baik konsumen terhadap produk kita terus kita tingkatkan maka hal tersebut akan mempermudah kita untuk beriklan. Sebaik apapun sebuah iklan, jika tidak ada citra baik terhadap perusahaan tersebut maka ia lambat laun akan  mengalami kehancuran.


Semua perusahaan punya pelanggan, pelanggan sebuah pabrik maka merekalah yang membeli produknya, pelanggan hotel mereka adalah orang yang menginap di dalamnya. Agar lebih efektif sebuah perusahaan harus mengetahui dan memenuhi kebutuhan pelangganya.


Hal tersebut berarti mengenali semua pelanggan yang potensial, mengetahui dan menanggapi kebutuhan mereka, dan yang tak kalah penting berkomunikasi dengan mereka. Dengan menggunakan humas, anda dapat mengenali pelanggan anda lebih detil. Selain itu anda dapat mengeluarkan produk sesuai dengan harapan pelanggan.


Dengan humas anda bisa menjawab pertanyaan dengan berdasarkan data yang tepat seperti dari mana pelangaan  anda? Siapa yang membeli produk anda? Siapa pesaing utama anda? Apakah reputasinya lebih baik dari anda? Dari mana anda mendapatkan karyawan anda? Apakah anda kesulitan mendapatkan karyawan yang memiliki keahlian tinggi?


Tentunya pertanyaan itu anda bisa menjawabnya dengan mudah, tapi alangkah baiknya jika pertanyaan tersrbut anda jawab menggunakan bukti fakta yang ada. Selain itu anda bisa mengenali konsumen lebih dekat, anda akan tahu apa yang pelanggan anda katakan tentang produk anda.


Untuk memulai prose humas, anda perlu melakukan 5 P, Perencanaan, Pengoranisasian, Pengkomunikasian, Pengawasan, dan Penilaian. Anda akan banyak mendapatkan data tentang pelanggan yang lebih efektif dalam menjalankan usaha anda.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: