semalam, sewaktu on air di radio Bobotoh 96,4 FM, sempat menulis tulisan di laptop yang berhubngan dengan apa yang dibahas oleh Kang Agus dan Bambang di Radio. Bahasan yang mereka bahas adalah masalah bisnis kuliner dan bagaimana memuaskan konsumen. Memang saya tidak ikut di studio karena memang dijadwalkan kang agus yang bicara di Radio tersebut. Akan tetapi, ada satu hal yang melintas di benak sambil mengetik didepan studio.

Apa itu? Bicara tentang benefit yang didapatkan oleh setiap konsumen dari produk berupa barang atau jasa yang mereka beli. Benefit merupakan bagian dari value yang memang di “beli” oleh setiap konsumen. Dalam value tersebut ada benefit berbanding dengan cost yang terdiri dari monetary cost, time cost, energy cost dan juga psychology cost. Adapun benefit sendiri terdiri dari product, people, service dan image.

Berdasarkan pengamatan, banyak entrepreneur yang memiliki keterbatasan dalam mengkomunikasikan benefit produk mereka kepada konsumen. Benefit yang sebenarnya sudah ada di produk entrepreneur dan selalu dibuat sebaik mungkin agar bisa lebh baik dibandingkan dengan produk-produk yang ditawarkan oleh pesaing. Inilah yang seringkali dilakukan oleh para entrepreneur.

Rasanya, ini menjadi sesuatu yang tidak baik. Sudah seharushnya entrepreneur mengkomunikasikan benefit yang ada pada produk mereka, baik kualitas produk, service, people dan image. Hal ini bisa menjadi competitive advantage bagi entrepreneur itu sendiri ditengah tingginya tingkat persaingan dalam bisnis saat ini.


Benefit ini harus bisa dijadikan sebagai message bagi entrepreneur. Message yang menjadi inti dalam berpromosi. Tinggal bagaimana entrepreneur menyesuaikan dengan target market yang mereka pilih. Bila marketnya menengah bawah, cukup pada aspek produk dan people. Akan tetapi, bagi target market menengah atas, produk dan people saja tidak cukup, karena kedua benefit itu sudah menjadi sesuatu yang wajib mereka terima. Harus fokuskan kepada service dan image. Oleh karena itu, entreperneur harus mendesain pesan dalam komunikasi pemasaran agar bisa sampai kepada target market. Sukses buat kita semua.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: