Ada satu berita  yang luar biasa ketika bicara tentang situasi negara saat ini dimana antara pemimpin negara ini memperlihatkan ketidaksatuan dalam mengelelola negara ini sehingga secara kasat mata, dapat disimpulkan bagaimana setiap pimpinan memiliki konsep sendiri danpemahaman yang berbeda satu sama lain. Contohnya adalah bagaimana presiden, ketua partai pendukung, menteri sampai dengan kapolri dan juga panglima TNI. Hal ini memberikan sebuah tontonan yang membuat sebagian masyarakat menjadi bingung dan membuat persepsi masing-masing. 



Sebagai seorang entrepreneur, tentu hal ini memberikan pelajaran yang luar biasa karena berhubungan dengan bagaimana entrepreneur itu harus bisa membuat keputusan yang tepat, satu suara dan pada akhirnya dapat diterima oleh para karyawan ataupun stakeholders lainnya seperti konsumen, supplier, distributor, pemerintah dan bahkan dengan akademisi, pelaku usaha dan lain-lain. Jangan sampai ada perbedaan antara satu entreprenru dengan karyawan yang keluar dari penyampaiannya. 



Dalam konteks ini, jelas sekali bagaimana setiap entrepreneur memiliki tanggungjawab yang besar atas keputusan yang dibuat tentang bisnis dan juga informasi yang berkembang di bisnis. ingat, saat ini yang terjadi adalah bagaimana bisnis itu sangat tergantung kepada informasi yang berkembang dan sangat ditentukan oleh bagaimana informasi tentang entrepreneur, produk dan perusahaan. hal ini akan membentuk reputasi sebuah perusahaan yang dibangun oleh setiap entrepreneur. 



Oleh karena itu, ketika memberikan informasi kepada stakeholders, harus ada satu kesatuan informasi dan satu kesatuan komando. Dalam hal ini sebelum sebuah informasi keluar kepada stakeholders harus terlebih dahulu benar-benar disaring oleh para entrepreneur dan tidak boleh ada yang memberikan makna yang berbeda. Dalam hal ini, peran seorang entrepreneur sebagai seorang spokeperson benar-benar diharapkan dapat berjalan sesuai dengan yang seharusnya. 



Disinilah kesatuan informasi yang dikumpulkan oleh para entrepreneur yang kemudian diolah dan disebarkan kepada stakeholders. Dalam konteks ini, tentu juga tidak bisa dilepaskan tujuan dari informasi yang diberikan sehingga dapat menjadi sebuah kunci sukses untuk kualitas informasi yang diberikan. Tidak bisa disalahkan penerimaan dari banyak orang ketika seorang entrepreneur tidak bisa membuat satu informasi yang sama diterima oleh banyak orang. Hal ini penting bagi setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis. bagaimana dengan ada sebagai seorang entrepreneur? siap membuat sebuah keputusan yang berbasis informasi yang lengkap dan fokus pada satu sumber informasi? Hmmm..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: