Assalamualaikum kang meriza,
Terima kasih sudah bersedia membaca dan menjawab pertanyaan saya ini. Sebelumnya, saya ingin memperkenalkan diri saya dulu. Nama saya febri, seorang ibu rumah tangga dan saya saat ini masih berstatus karyawan. Saya bermaksud untuk membuka usaha dengan suami, akan tetapi, saya tetap bekerja di salah satu BUMN.

Suami saya saat ini bekerja disalah satu event organizer (EO) yang memberikan layanan pelatihan dan outbound buat perusahaan-perusahaan dan karyawan mereka. Sudah lama suami saya bergabung dengan perusahaan teman saya tersebut.

Namun demikian, saya merasa suami saya sudah bisa juga mendirikan EO tersebut karena knowledge, skill dan attitude seperti yang selama ini akang sampaikan sudah dimiliki oleh suami saya. Nantinya, saya lebih fokus pada pengembangan manajemennya.

Selain KSA diatas, suami saya juga memiliki networking atau jaringan dengan perusahaan-perusahaan yang akan menjadi klien serta supplier yang bisa membantu EO ini nantinya. Jadi, sudah lengkap rasanya.

Namun demikian, saya butuh masukan dari akang untuk mendirikan EO ini karena saya memiliki dana yang terbatas. Saya berharap pilihan usaha ini bisa sukses kang, terima kasih atas saran akang.

Wassalam 
Febri, Bandung 

Waalaikum salam teh,
Senang sekali mendapatkan pertanyaan dari teteh karena adanya spirit entrepreneurship didalam diri dan suami teteh. Luar biasa karena tidak semua orang memiliki konsep seperti ini. Ingin menjadi entrepreneur.

Menjawab pertanyaan teteh, untuk mendirikan EO tidak semudah membalikkan tangan karena EO itu sendiri memiliki karakter yang khas. Kalau dilihat jenis usahanya, tentu EO termasuk jasa yang memiliki karakter bagaimana memberikan layanan kepada konsumen. Memang yang paling utama adalah kreativitas dan inovasi.

Akan tetapi, diperlukan kompetensi yang kuat untuk mendirikan usaha atau bisnis. Tidak cukup pengetahuan dan keterampilam yang ada saat ini dimiliki oleh suami teteh. Perlu ditingkatkan lagi kompetensinya agar usaha EO ini berhasil.

Kompetensi tersebut adalah bagaimana memahami bisnis EO dan lingkungannya, bagaimana memahami manajemen dasar, memiliki sikap yang benar dalam berbisnis EO, memiliki modal yang cukup serta bisa mengelola uang.

Selanjutnya adalah bagaimana mengelola waktu, bisa mengelola orang karena EO terdiri dari banyak orang, membuat paket layanan yang bisa memuaskan konsumen, mengetahui cara bersaong diantara EO yang ada serta bisa membuat standar prosedur dalam setiap operasi kegiatan di EO.

Oleh karena itu, hal inilah yang harus ditingkatkan terlebih dahulu biar EO yang didirikan bisa berhasil. Suami teteh harus meningkatkan kompetensi-kompetensi di atas. Sukses ya teteh dalam karir dan juga bisnis Event Organizer yang akan dibangun.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: