Assalamualaikum Pak meriza,
Perkenalkan, nama saya Dea, yang berbisnis fashion dan sudah menjalankan bisnis beberapa tahun. Akan tetapi, saya mendapatkan masalah dalam hal manajemen keuangan dan akuntansi pak. 

Saya menemukan permasalahan dalam pencatatan keuangan dan menganalisisnya. Dari awal bisnis ini, saya hanya melakukan pencatatan keuangan sederhana. Pencatatan dalam pembukuan yang dilakukan oleh banyak pemilik toko saja. Ada uang masuk dan keluar, kemudian saldonya. Itu saja pak. 

Akan tetapi, seiring dengan perkembangan usaha saya, rasanya hal ini tidak cukup. Apalagi dengan penambahan aset-aset di perusahaan ini. Banyak keputusan bisnis yang tidak bisa saya buat dengan baik sesuai dengan standar keuangan dalam bisnis. 
 
Kemaren, saya mendapat tawaran dari konsultan, untuk membantu membuat laporan keuangan saya dulu. Itu saya jadikan sebagai awal mengelola keuangan bisnis saya. Apakah hal ini boleh saya lakukan? Dan apa saja batasan yang harus saya berikan untuk pihak ketiga ini. Terima kasih atas jawaban dari Bapak.
Wassalam
Dea,  
Bandung


Wassalamualaikum Teh Dea
Sama-sama ya teh, karena kita masih di bulan Syawal, kami juga mengucapkan selamat hari raya idul fitri, minal aidin walfa idzin, mohon maaf lahir dan batin. Saya sangat bangga dengan bisnis yang teteh jalankan, apalagi fashion. Sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Berkembangnya bisnis fashion ini seiring dengan tingginya permintaan masyarakat.
Perlu disadari bahwa keuangan dan akuntansi adalah dasar untuk mengambil keputusan bisnis. Keberhasilan bisnis kita sangat ditentukan oleh setiap keputsan yang didasarkan kepada laporan keuangan dengan dasar standar akuntansi. Bagi saya, tidak cukup lagi melakukan pencatatan seperti itu lagi. 

Adapun bantuan dari konsultan tersebut, sah-sah saja. Bahkan memang diperlukan pengetahuan dan keterampilan tentang akuntasi dalam bisnis yang teh dea jalankan. Keterampilan tersebut bisa didapatkan dari bantuan para konsultan tersebut. Adanya transfer of knowledge dan transfer of skill sangat diperlukan dalam konteks ini. 

Adapun batasan-batasan yang harus dilakukan pada dasarnya adalah bagaimana teh dea bisa mengikuti setiap proses yang dilakukan oleh konsultan. Proses mereka dari mengumpulkan data, mengola data, membuatkan neraca, income statement, cash flow itu harus diikuti. Jangan dibiarkan mereka sendiri melakukannya. Juga jangan hanya mempercayakan kepada bawahan saja. 

Inilah yang perlu menjadi perhatian Teh Dea dalam menggunakan jasa konsultan tersebut. setelah itu, teh dea dan karyawan harus bisa melanjutkan pencatatan akuntansi yang sudah dimulai oleh konsultan tersebut. sukses ya teh....
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: