Apa yang dilakukan oleh calon juara dalam bisnis untuk menggapai tujuannya menjadi juara adalah sesuatu yang harus dipahami sebagai sesuatu yang sudah wajar dan memang sudah seharusnya berfikir seperti itu.

Awal bulan adalah waktu yang tepat untuk merenungkan apa yang sudah dilakukan dan apa yang hendak dicapai dalam satu bulan kedepan oleh para calon juara. Sebagai bagian dari proses pencapaian tujuan yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, tentulah proses setiap bulan ini harus dimanfaat agar benar-benar apa yang dilakukan ini menjadi bagian dari pencapaian tujuan.

Hal pertama yang harus dilakukan oleh calon juara adalah melakukan evaluasi atas apa yang sudah dicapai dan dilakukan selama bulan kemaren. Evaluasi ini penting untuk mengetahui sejauh mana pekerjaan sudah dilakukan.

kata kunci nya adalah membandingkan antara rencana dengan realisasi selama satu bulan. Rencana ini sudah dimulai dengan penetapan tujuan dari setiap aktifitas atau rencana tersebut. tujuan harus mampu menjelaskan konsep SMART yang tentu sudah dipahami oleh para calon juara dalam setiap aktivitasnya. Itu yang pertama dulu.

Tentu akan ditemui adanya gap atau kesenjangan antara tujuan dengan realisasi yang dicapai oleh calon juara. Gap atau kesenjangan ini harus disadari dan harus seakurat mungkin yang harus ketahui dan dipahami oleh calon juara.

kenapa demikian? Karena itu akan berhubungan dengan apa yang harus dilakukan setelah itu. Tentu setiap calon juara harus masuk ke tahap kedua yaitu melakukan perbaikan atas hasil evaluasi atau gap yang terjadi.

Tahap perbaikan terus menerus atau continues improvement adalah tahap yang paling kritis dari setiap aktivitas calon juara. Perbaikan terus menerus ini akan relevan dengan apa yang terjadi dalam setiap diri dan juga apa yang terjadi dalam setiap proses dalam pencapaian tujuan untuk menjadi juara. Proses panjang yang tidak bisa diabaikan.

Konsep PDCA atau plan, do, check dan action adalah empat aktivitas utama yang harus dilakukan calon juara. Kenapa harus plan? Ini relevan dengan perencanaan yang harus dilakukan oleh calon juara diawal setiap aktivitas mereka. perencanaan itu adalah setengah pekerjaan yang harus dilakukan agar apa yang diimpikan dapat dicapai dengan baik.

Saya selalu memegang pernyataan bahwa orang yang gagal membuat perencanaan, maka merencanakan kegagalan adalah sesuatu yang sangat penting untuk dipahami karena segala sesuatu itu harus terukur bagi calon juara. Jangan sampai salah dalam tahap awal ini. setiap calon juara harus membuat perenanaan untuk satu bulan kedepan dengan dasar hasil evaluasi di bulan Oktober tersebut.

Do adalah bagaimana calon juara menjalankan rencana yang sudah disusun dengan baik. Do ini penting karena tanpa do, rencana menjadi sia-sia dan tidak memberikan nilai apapun bagi setiap calon juara. Ingat kata orang, perencanaan tanpa pelaksanaan akan menjadi aktivitas yang tidak bernilai. Omdo = omong doang.

Check adalah bagaimana setiap calon juara harus melakukan evaluasi terhadpa capaian yang sudah didapat. Capaian ini penting untuk menjadi kunci melihat sejauh mana rencana sudah direalisasikan. Kemampuan ini menjadi penting.

Terakhir adalah action, dimana calon juara harus kembali mengarahkan apa yang dilakukan tetap dalam koridor pencapaian tujuan menjadi juara. Apa yang dilakukan selama november ini harus terus mengarah pencapaian tujuan menjadi juara. Tidak ada pengecualian untuk hal ini. salam juara...
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: