Inilah pelajaran yang sangat berharga dari seorang teman yang berbisnis fashion selama beliau menjalankan bisnis. Kegagalan beliau dalam menjalankan bisnis yang ditandai oleh beberapa karyawan yang kurang memiliki rasa tanggung jawab dan juga cuek dan bahkan seringkali bertindak merugikan perusahaan, adalah contoh dimana beliau gagal dalam bisnisnya. 


Dampaknya? Luar biasa bagaimana entrepreneur tersebut “sakit hati” dengan perlakuan yang diberikan oleh karyawan beliau. Disatu sisi, beliau sudah memberikan hak karyawan, akan tetapi, disisi lain, mereka tidak memberikan hak entrepreneur. Hal ini menampilkan bagaimana miss dalam setiap aspek kegiatan yang ada dalam usaha teman saya tersebut. Ada ganjalan dalam perusahaan dan memberikan suasana yang tidak nyaman bagi entrepreneur. 


Inilah yang harus diperhatikan oleh setiap entrepreneur dalam menjalankan usaha mereka. bagiamana bisa memberikan value bagi bisnis mereka dengan meningkatkan kualitas leadership entrepreneur itu sendiri. Bagi saya, keberhasilan entrepreneur dalam mencapai tujuan usaha itu sangat ditentukan oleh kualitas leadership yang ada dalam diri setiap entrepreneur. 


Hal ini juga mengingatkan saya kepada aspek leadership yang rendah yang menyebabkan saya gagal dalam memimpin usaha dan berdampak kepada bagaimana usaha itu nantinya. Jelas, kegagalan dalam bisnis yang saya rasakan dulu. Satu halyang menyebabkan hal ini yaitu karena adanya rasa tidak enak kepada stakeholder ataupun karyawan. Rasa tidak tega ini menyebabkan ketidaktegasan dalam memimpin tim. 


Padahal, ketegasan adalah salah satu gaya kepemimpinan yang harus dimiliki oleh setiap entrepreneur dalam bisnis. Tidak tegas akan berdampak jangka panjang pada bisnis itu sendiri dan nantinya, jelas, dalam siklus bisnis, ada decline dan bahkan bangkrut dantutup bisnis yang sudah dibangun secara susah payah. Jelas, berat sekali mengawali bisnis dan dituntut effort yang luar biasa untuk menjalankannya. 


Oleh karena itu, tingkatkan kualitas leadership setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis dengan cara belajar, belajar dan belajar dari setiap apa yang dialami dalam bisnis. Pelajaran dalam bisnis itu luar biasa dan harus ada continues improvement dalam leadership seorang entrepreneur. Jangan terjebak pada hal-hal yang tidak jelas, apalagi yang bersifat tidak ada hubungannya dengan leadership. 


Membaca juga harus terus ditingkatkan oleh setiap entrepreneur untuk meningkatkan leadership mereka. Bacalah buku-buku atau artikel yang berhubungan dengan manajemen dan bisnis serta leadership itu sendiri. Buku dan artikel tersebut akan meningkatkan knowledge, skill dan attitude setiap entrepreneur. Banyak sekali pelajaran baru dari buku sehingga dapat memberikan value bagi leadership. 


Salah satu materi utama bagi entrepreneur adalah bagaimana membaca profil seorang leaders dalam bisnis yang berhasil. Sebagai contoh membaca profil chaerul tanjung, Jusuf Kalla, Bill Gates dan lain-lain adalah contoh leaders yang berhasil dalam bisnis mereka dan dapat pelajaran yang luar biasa dari kisah mereka dalam memimpin perusahaan. salah satu point dari mereka adalah leadership yang kuat sangat dibutuhkan oleh seorang entrepreneur dalam membangun dan menjalankan usaha mereka dalam upaya mencapai tujuan bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang terus tumbuh dan berkembang dari skala mikro ke kecil, kecil kemenengah dan menengah ke besar. 


So, inilah yang menjadi tantangan setiap entrepreneur dalam memimpin perusahaan yang mereka bangun dan jalankan. Teruslah kembangkan kemampuan dan kualitas leadership sehingga dapat optimal dalam mencapai tujuan usaha. Sukses buat kita semua....
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: