Bisnis yang dijalankan oleh para pensiunpreneur tidak akan lepas dari bagaimana mereka memanfaatkan social capital atau modal sosial yang ada dilingkungan sekitar mereka dimana banyak yang lupa akan modal ini. padahal, para pensiunpreneur juga mengalami keterbatasan dalam konteks money, man, method, machine, material sampai dengan informasi dan market. Hal ini tidak bisa dipungkiri oleh para pensiunpreneur dalam berbisnis.


Rasanya, setiap pensiunpreneur harus benar-benar melihat ini sebagai sebuah fakta yang harus diselesaikan dan bahkan dicarikan solusinya. Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak pensiunpreneur yang memiliki bisnis yang tidak berkembang. Akibatnya, bisnisnya akan berjalan seperti itu saja dan tidak maju-maju. Tahu akhirnya? Bisnis tersebut tutup alias bangkrut, sangat disayangkan para pensiunpreneur harus menutup usaha karena kesalahan pemahaman ini.


Fahmi, owner Homade 31 sangat menyadari hal ini. Tidak mungkin seorang pensiunpreneur akan sukses dalam bisnis kalau sendiri dan untuk itu, diperlukan komunitas yaitu sekelompok orang yang berkumpul dan melakukan aktivitas yang sama dengan dasar kepentingan yang sama. “Saya membangun komunitas musik Positif di Kota Bandung” kata Fahmi.


Jelas ini adalah sebuah gebrakan yang luar biasa bagi seorang pensiunpreneur karena ditengah aktivitas bisnis yang dijalankan, harus juga tetap membangun komunitas  yang bisa jadi irisannya dengan bisnis tidaklah seratus persen. Ini harus disadari akan tetapi, melalui komunitas seorang pensiunpreneur akan memiliki kesempatan yang luar biasa untuk mengembangkan sayap bisnisnya dengan mengenal semakin banyak orang. Bahkan dengan komunitas ini, manfaat yang didapatkan berupa informasi, pasar, money, machine, method, material bahkan sampai dengan man bisa dirasakan oleh para pensiunpreneur.


“Saya aktif dalam komunitas ini dan mendapatkan value yang juga didapatkan oleh teman-teman anggota komunitas lainnya” tambah fahmi. Inilah inspirasi yang luar biasa dari seorang Fahmi, pensiunpreneur muda yang memilih bisnis fashion dan obat herbal sebagai bisnis yang dia jalankan dan kembangkan bersama sang istri tercinta. Tidak bisa dipungkiri dengan cara bergabung dengan komunitas, nama seorang fahmi sebagai seorang pensiunpreneur dan juga bisnisnya homade 31 semakin dikenal orang dan ini menjadi sebuah boarding pass untuk mencapai tujuan bisnisnya.


Lalu, masih takut memilih untuk jadi pensiunpreneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: