Kalau bicara pensiunpreneur dalam menjalankan bisnis, pasti akan ditemui perbedaan dengan  yang bukan pensiunpreneur dalam mengelola bisnis, khususnya yang berhubungan dengan apa yang ditawarkan kepada konsumen. hmmmmm… kok bisa ya kesimpulan seperti itu? Pengetahuan dan pengalaman saya dalam memberikan sharing dan mendampingi para pensiunpreneur dalam menjalankan bisnis menunjukkan perbedaan dengan para entrepreneur yang belum pernah bekerja di perusahaan lain alias mereka benar-benar langsung menjadi seorang entrepreneur setelah sekolah ataupun kuliah.



Bagi saya, hal ini menjadi salah satu kunci sukses para pensiunpreneur dalam mencapai sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing yang berkelanjutan. Tidak dapat dipungkiri bahwa hanya bisnis yang memiliki keunggulan bersaing sajalah yang bisa sukses mencapai tujuan bisnis saat ini yaitu profit, people, planet, sustainability sampai dengan tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.



Apa yang ditunjukkan oleh Ibu Siti Gumilang, owner Bebek Gorowok yang saya kupas dalam program Pensiunpreneur, Siapa Takut yang tayang di Bandung TV dan STRABIZ TV semakin memperkuat kesimpulan saya tadi yaitu bagaimana pengaruh yang luar biasa dari pengetahuan,  keterampilan, sikap, morale sampai dengan pengalaman selama bekerja menjadi seorang yang bertanggungjawab di bagian Food and Bverage di salah satu hotel di Lembang. Talkshownya dapat dilihat di…….



“Saya terus melakukan pengembangan produk makanan dan minuman sesuai dengan selera pasar” kata Bu Siti dalam salah satu talkshow tersebut. Tentu ini membuat saya kagum karena ini memang merupakan dasar-dasar berfikir seorang karyawan ketika manajer atau atasan mereka menuntut untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan. bentuknya adalah pengembangan produk yang sesuai dengan need, want dan demand pasar.



Saya sendiri juga merasakan bagaimana sejatinya seorang pebisnis dalam mencapai tujuannya yaitu saya fokus untuk  mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan serta daya beli pasar. yang tidak kalah penting adalah saya bisa mengikuti proses pengembangn produk mulai dari pengumpulan ide, mengidentifikasi ide, membuat contoh, melakukan uji, kemudian perbaikan, uji pasar sampai dengan komersialisasi. Pastinya ini adalah hasil dari pengetahuan, keterampilan, sikap sampai dengan morale dan pengalaman yang saya dapatkan selama bekerja di PT Asuransi Bintang Tbk selama tiga tahun dulu.



Hmmmm bahasan dengan Bu Siti dalam mengembangkan produk Bebek Gorowok membuat saya semakin yakin bahwa pengetahuan, keterampilan, sikap, morale sampai dengan pengalaman bekerja memang menjadi salah satu kunci keunggulan bersaing para pensiunpreneur dalam berbisnis.



So, masih takut memilih untuk jadi pensiun preneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: