Salah satu berita yang sangat intens di berbagai media saat ini adalah bagaimana permasalahan yang dihadapi oleh salah satu perusahaan multi national company yaitu Freeport Indonesia yang saat ini tengah menghadapi perubahan kebijakan dari pemerintah yang dulunya kontrak karya, tetapi sekarang berubah. Hal ini diawali dengan tuntutan undang-undang agar perusahaan ini membangun smelter di Indonesia. Akan tetapi, entah kenapa, hal itu belum juga dijalankan. Dampaknya? Tentulah kepada karyawan yang ribuan saat ini sedang menunggu nasib mereka di perusahaan ini. Bisa jadi mereka akan mengikuti langkah-langkah karyawan di berbagai perusahaan minyak yang sudah terlebih dahulu mengalami kondisi PHK atau pemutusan Hubungan Kerja.


Hanya saja, mereka bingung mau ngapain setelah memasuki masa pensiun karena dulunya mendapatkan fasilitas dari perusahaan, mulai dari gaji, tunjangan dan berbagai fasilitas dari perusahaan. Bahkan kebutuhan pribadi dan keluarg mereka juga ditanggung oleh perusahaan dan pastinya memberikan comfort zone kepada para karyawan. berbeda halnya dengan masa mereka akan memasuki pensiun.


Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran yang didapat dari kondisi ini. salah satunya adalah dimensi yang berada di dalam mindset kewirausahaan yaitu kreatif dan inovasi dari seorang entrepreneur. Hal ini bukan lagi menjadi sebuah karakteristik, akan tetapi menjadi sebuah sikap mental dalam menjalankan bisnis. kreativitas merupakan kemampuan mengembangkan ide-ide untuk memecahkan masalah dan bahkan entrepreneur mampu mendapatkan peluang dari masalah tersebut.


Kreativitas menjadi sikap mental dan menghadapi masalah seperti yang dihadapi oleh para karyawan, tentu masalahnya adalah mereka tidak lagi mendapatkan manfaat atau benefit dari status sebagai seorang karyawan. Oleh karena itu, terlihat betapa pentingnya seorang entrepreneur itu memiliki mindset kewirausahaan yang dimensinya adalah kreatif.


Untuk mengembangkan creative thingking, seorang entrepreneur bisa memulai dengan selalu bertanya tentang adanya gap dari sesuatu yang diharapkan dengan fakta yang ada didalam bisnisnya. Gap itu tentu berhubungan dengan keuangan, pemasaran, operasi, sumber daya manusia yang ada di dalam perusahaan masing-masing. ketika seorang entrepreneur bertanya tentang kondisi tersebut, akan muncul masalah. Kenapa demikian? Karena awal dari kreativitias itu adalah masalah dan kesadaran akan suatu masalah adalah awal untuk mengembangkan kreativitas.


Selanjutnya adalah bagaimana menimbulkan keinginan untuk menyelesaikan masalah tersebut. untuk itu, perlu belajar terus dalam konteks research. Ide itu akan muncul dari teori-teori sampai dengan berfikir yang kreatif. Hal ini harus dilakukan terus menerus oleh para entrepreneur. Bagaimana dengan anda?
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: