Inilah yang saya rasakan ketika menjalankan peran sebagai entrepreneur saat ini. Berjiwa besar. Apa makna ini? Kok harus ditulis dan dibahas juga dalam tulisan. Rasanya nggak perlu banget deh.. kata teman saya sambil bercanda.


Bagi saya, hal ini penting untuk ditulis dan dishare kepada teman-teman pembaca semua. Kenapa? Karena relevan dengan apa yang harus dimiliki oleh setiap entrepreneur dalam menjalankan bisnis mereka. ini yang terkadang dilupakan.


Berjiwa besar saya rasakan bagaimana sebagai seorang entrepreneur dituntut untuk mampu menjadi fondasi atau alas bagi setiap bisnis yang mereka jalankan. Hal ini akan sangat terasa ketika bisnis yang dijalankan menemui masalah.


Sebagai seorang entrepreneur, mereka harus berjiwa besar untuk bisa menjadi problem solver bagi masalah tersebut. terlepas itu menjadi tugas atau beban dia atau tidak, yang pasti,sangat dibutuhkan jiwa besar mereka dalam menyelesaikan masalah tersebut.


Demikian juga bila mereka mendapatkan keberuntungan berupa hasil usaha yang lebih baik. sangat dibutuhkan jiwa besar dalam mendapatkan bagian mereka. tidak boleh ada sifat egocentric dimana mereka akan mendahulukan kepentingan pribadi. Tidak sama sekali.


Yang ada adalah bagaimana mereka mendahulukan bahwan mereka untuk mendapatkan sesuatu yang terasa enak buat mereka. pengalaman selama di kampus dan juga di perusahaan, entrepreneur yang tidak bisa berjiwa besar, mendapatkan kemungkinan bisnis tidak berjalan sebagaimana mestinya. Banyak aral dan tantangan yang menghadang sehingga dalam jangka panjang, bisnis tersebut tidak langgeng.


Inilah yang sering menyebabkan kenapa bisnis sering bangkrut yang dijalankan oleh para entrepeneur. Oleh karena itu, mulailah berjiwa besarsehingga akan memberikan manfaatyang optimal bagi usaha tersebut.


Saatnya untuk memperbaiki diri dengan menjadi seroang entrepreneur yang berjiwa besar dalam menjalankan bisnis mereka.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: