Hal yang tidak bisa diabaikan oleh para entrepreneur dalam melihat kondisi saat ini adalah bagaimana kondisi salah satu lingkungan eksternal dari bisnis yaitu tingkat persaingan yang semakin tinggi dengan semakin bertambahnya pelaku usaha seiring dengan program yang dikembangkan pemerintah, kampus, perusahaan, komunitas bisnis serta media dan perbankan. Lihat saja bagaimana semakin menjamurnya kegiatan pengembangan wirausaha dan salah satunya dikembangkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jawa Barat mulai dari 2014 – 2018. Demikian juga program pemerintah pusat yang terus mengembangkan wirausaha diberbagai sektor bisnis.


Itu baru dari konteks dalam negeri, sekarang bagaimana dengan luar negeri? Konteks MEA atau Asean Economic Community yang sudah ditetapkan sejak tahun 2015 baru terasa sekarang dimana pelaku usaha yang berasal dari berbagai negara ASEAN sudah mengenal konteks MEA serta melihat sisi kekuatan dan kelemahan mereka serta peluang dan ancaman yang berasal dari negara-negara ASEAN lainnya. Waktunya mereka memasuki pasar Indonesia yang jelas dengan jumlah lebih dari 250 juta jiwa merupakan pasar yang potensial.


Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran yang luar biasa dari kondisi ini yaitu bagaimana sejatinya seorang entrepreneur menyikapi peluang dan persaingan yang datang secara bersamaan. Satu kata yang harus dimiliki oleh setiap entrepreneur dalam berbisnis saat ini adalah bagaimana memiliki sustainable competitive advantage atau keunggulan bersaing yang berkelanjutan dimana setiap entrepreneur itu harus benar-benar bisa mengembangkan bisnis yang memiliki daya saing serta memberikan superior value kepada konsumen dibandingkan dengan pesaing mereka.


Dalam konteks ini, jelas yang menjadi perhatian bagi setiap entrepreneur adalah bagaimana mereka bisa memiliki mindset kewirausahaan dalam konteks fokus pada persaingan dengan tujuan mampu memenangkan persaingan bisnis saat ini dan yang akan datang. Mindset ini harus dimiliki oleh setiap entrepreneur dalam berbisnis.


Bentuk dari mindset ini? jelas seorang entrepeneur harus memiliki kerangka berfikir strategic thinking dimana wirausaha harus bisa berfikir stratejik. Kenapa demikian? Karena entrepreneur harus terus menjadi ahli strategi dalam bisnis dengan terus mengenali lingkungan bisnis dan mengetahui posisi mereka di pasar. dalam hal ini, salah satunya lingkungan pesaing dalam konteks jumlah pesaing, kekuatan dan kelemahan pesaing serta strategi pesaing dalam berbisnis. Yang tidak kalah pentingnya adalah konsumen itu sendiri yang memiliki need, want dan demand sehingga jelas value apa yang akan diberikan kepada mereka. Barulah setelah itu entrepreneur menetapkan posisi dan strategi dalam berbisnis untuk mencapai sustainable competitive advantage. Bagaimana dengan anda? hmmm….
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: