Hal yang menjadi perhatian para stakeholders dalam masa pemilihan kepala Daerah yang sudah berlangsung pada 15 Februari 2017 lalu adalah bagaimana kinerja bisnis para petahana dan menjadi salah satu pertimbangan utama para calon pemilih dalam memutuskan dukungan kepada mereka atau tidak. Memang hal ini terasa sekali ketika terjadi debat pasangan calon yang menjadi salah satu kegiatan utama dalam tahapan pemilihan kepala daerah. Kinerja para petahana menjadi perhatian utama sehingga mereka fokus dalam mempertanyakan kinerja yang dicapai.


Sebagai seorang entrepreneur, tentu ada pelajaran yang sangat berharga karena berhubungan dengan bagaimana bisnis juga harus dievaluasi. Kinerja merupakan seberapa efektif dan efisien seorang entrepreneur dalam mencapai hasil bisnis yang sudah dilakukan melalui program-program keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai backbone bisnis yang harus dilengkapi oleh setiap entrepreneur.


Bicara tentang efektifivitas adalah aspek sejauh mana tujuan bisnis para entrepreneur dapat dicapai dan ini dilihat dari aspek keuangan, pemasaran, operasi, sumber daya manusia. Efisiensi berhubungan dengan sejauh mana seorang entrepreneur mampu memnggunakan keuangan yang sudah dianggarkan pada awal tahun dengan baik dan ini konteksnya adalah bagaimana keuangan yang digunakan tersebut tidak over ataupun tidak dibawah anggaran yang ditetapkan oleh para entrepreneur dalam setiap aktivitas bisnis yang mereka lakukan.


Dari konteks diatas, juga perlu dilihat bahwa tujuan bisnis para entrepreneur itu juga dibedakan antara financial dan non financial. Kenapa demikian? Jelas sekali bahwa tujuan financial berhubungan dengan capaian pada aspek keuangan yang dapat dilihat pada laporan keuangan bisnis yang dimiliki para entrepreneur, baik itu neraca, laporan laba rugi, perubahan modal sampai arus kas. Angka-angka ini mencerminkan bagaimana bisnis para entrepreneur itu bisa tercapai atau tidak. Disinilah konsep target yang memang menjadi tugas awal setiap entrepreneur dalam berbisnis.


Adapun sisi non financial merupakan capaian dari setiap entrepreneur yang berhubungan dengan keuangan, pemasaran dan sumber daya manusia serta teknologi informasi yang digunakan oleh para entrepreneur. tentu aspek-aspek ini juga ditetapkan di awal tahun oleh para entrepreneur dalam berbisnis dan semuanya terlihat dengan jelas. Aspek pemasaran bisa dilihat dari market coverage, market share, mind share, heart share, kepuasan konsumen, loyalitas konsumen. Pada aspek operasi, dapat dilihat total quality management, supply chain management. Pada aspek sumber daya manusia dapat dilihat kepuasan karyawan, produktivitas karyawan. Teknologi informasi dapat dilihat proses bisnis yang dijalankan. Inilah kinerja bisnis yang harus dicapai oleh para entrepreneur. Bagaimana dengan anda? Hmmm…
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: