Menjadi seorang pensiunpreneur pastinya seseorang akan berhadapan dengan pilihan untuk meninggalkan zona nyaman atau yang seringkali disebut dengan comfort zone yang bagi sebagian besar orang yang sudah bekerja, pasti mengenal kondisi ini. ketika gaji tiap bulan sudah didapatkan dengan jumlah yang besar, ketika fasilitas yang banyak didapatkan dari perusahaan sampai dengan jaminan kesehatan serta karir yang pastinya banyak sekali. Akan tetapi, bagaimana akan meninggalkan posisi tersebut?


Uda Emha : “Saya sudah bekerja tiga tahun di perusahaan asuransi dengan posisi dan kompensasi serta peluang karir  yang sangat menggiurkan waktu itu…”


Kang Asep : “Lalu, kenapa uda berani meninggalkan fasilitas yang begitu menggiurkan bagi setiap karyawan..”


Uda Emha : “ini bicara konsep diri,,, kang. Saya memang sudah niat untuk menjadi seorang wirausaha setelah bekerja dan kalau diterjemahkan.. inilah konsep pensiunpreneur…’


Kang Asep : “jadi.. kalau gitu, menjadi pensiunpreneur itu sudah menjadi impian uda sejak mulai bekerja?  


Uda Emha : “Iya.. memang dari dulu saya sudah niat untuk menjadi pensiunpreneur dan bahkan diusia 40 an saya tidak mau fokus bekerja dengan orang lain lagi..”


Kang Asep : “Serius da…?


Uda Emha : “Iya… itulah yang menjadi dasar saya meninggalkan zona nyaman dengan memilih menjadi seorang pensiunpreneur…”


Kang Asep : “Apakah tidak mendapat tantangan dari keluarga…”


Uda Emha : “Saya harus menjelaskan kepada istri dan anak-anak saya serta keluarga besar, termasuk ibu dan bapak saya…karena merekalah yang akan merasakan dampak dari keputusan saya itu..”


Kang Asep : “Bagaimana tanggapan dari orang tua dan keluarga…”


Uda Emha : “Alhamdulillah, istri dan anak-anak serta keluarga mendukung.. saya sangat bersyukur dengan dukungan keluarga..”


Kang Asep : “Waaaah… jadi dukungan keluarga penting yaaa?


Uda Emha : “Betul sekali.. inilah yang membuat saya berani meninggalkan zona nyaman atau comfort zone…..”


Kang Asep : “saya sangat terinspirasi dengan pernyataan akan…”


Uda Emha : “Semoga bermanfaat kang.. menjadi pensiunpreneur itu adalah pilihan hidup dan untuk itu,,, kita harus bisa meninggalkan zona nyaman ketika berstatus sebagai seorang karyawan…..”


Kang Asep: “Terima kasih uda.. …Bahayyya………”
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: