Bisnis yang dijalankan oleh para pensiunpreneur itu harus benar-benar berdasarkan kepada totalitas dalam berbisnis. Hmmm.. kok perlu seperti itu ya? Apakah memang seorang pensiunpreneur itu harus memberikan  yang terbaik kepada bisnisnya karena berhubungan dengan bagaimana mereka bisa mencapai tujuan bisnis yaitu profit, people, planet, sustainability serta bisnis yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.


Saya juga merasakan hal yang sama karena sebagai seorang pensiunpreneur, banyak hal yang menggoda saya untuk menjalankan bisnis. godaan yang saya maksud adalah aktivitas yang tidak berhubungan dengan bisnis itu sendiri seperti bagaimana aktivitas tersebut membuat para pensiunpreneur tidak fokus dengan bisnisnya seperti menjaga anak atau cucu, belanja kepasar dan lain-lain. Memang dalam konteks pensiunpreneur yang memang pensiun diusia di atas 55 tahun adalah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan dari kegiatan tersebut, tetapi, yang muda juga seringkali digoda dengan melakukan kegiatan kumpul dengan orang banyak.


Hal lainnya adalah bagaimana seorang yang tidak fokus dalam berbisnis yaitu mereka memilih bisnis yang lebih dari satu dan ini pastinya membuat pensiunpreneur tidak fokus pada satu bisnis. jelas sekali tawaran untuk berbisnis lebih dari satu dan bahkan seringkali tidak berhubungan satu dengan yang lain. Hal inilah yang menjadi dasar untuk menjalankan bisnis lebih dari satu dan pensiunpreneur benar-benar tidak fokus dengan bisnis tersebut.


Oleh karena itu, seorang pensiunpreneur harus benar-benar fokus dengan bisnisnya dan harus juga adanya totalitas terhadap bisnis yang dipilih. Ingat, dalam menjalankan bisnis, banyak masalah yang akan dihadapi serta pesaing yang terus menerus akan mengejar setiap pensiunpreneur dalam berbisnis. Hal inilah yang menjadi dasar untuk para pensiunpreneur dalam berbisnis dan membuat bisnis nya bisa mencapai tujuan yang sudah ditetapkan di awal tersebut.


Totalitas setiap pensiunpreneur terhadap bisnisnya itu adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi karena akan menentukan tingkat keberhasilan. Hal ini dimulai dari bagaimana pensiunpreneur memiliki mindset untuk totalitas dalam berbisnis. Selain itu, pensiunpreneur itu harus terus belajar dan meningkatkan kompetensi dalam hal manajemen keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia. Yang tidak kalah penting adalah selalu memperhatikan lingkungan bisnis agar bisa membuat strategi yang tepat dalam bisnis.


Lalu, masih takut memilih untuk jadi pensiunpreneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: