Menjadi seorang pensiunpreneur, tentu dihadapkan pada pilihan yaitu bagaimana bisnis yang dijalankan itu dapat memberikan value kepada entrepreneur dan keluarga mereka. Hal ini penting karena berhubungan dengan bagaimana setiap pensiunpreneur bisa mengganti apa yang diberikan oleh bisnis yang dijalankan itu dengan value yang didapat selama menjadi seorang karyawan. Terlebih lagi adalah bagaimana seorang pensiunpreneur harus benar-benar bisa membangun dan menjalankan bisnis yang bisa memberikan profit, people, planet, sustainability sampai tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar.


Saya sendiri juga merasakan hal yang sama ketika memutuskan untuk menjadi seorang pensiunpreneur yaitu bagaimana saya harus memikirkan nasib saya sendiri ketika berbisnis dimasa pensiun ini. jelas sekali bahwa yang paling bermasalah adalah bagaimana income atau pendapatan saya ketika masih bekerja harus bisa diganti oleh bisnis yang saya jalankan tersebut. Tentu minimal sama dengan income yang saya dapatkan dengan status karyawan.


Hal lainnya adalah saya benar-benar harus bisa menjamin bisnis yang saya jalankan tersebut bisa bertahan sampai dengan besar karena berhubungan dengan aset yang satu-satunya saya miliki dan tidak boleh gagal. Ketika ini terjadi, maka habislah aset yang saya miliki dan dapatkan dari waktu bekerja sebagai karyawan. ini adalah pilihan yang tidak mudah untuk saya jalankan.


Oleh karena itu, ada satu konsep yang harus saya jalankan yaitu percepatan bisnis dimana bisnis yang saya jalankan tersebut harus benar-benar bisa berjalan lebih cepat dari masa introduction, growth, mature dan tidak boleh sampai dengan decline. Fase ini adalah fase  yang harus dilewati oleh setiap produk yang mencerminkan bagaimana bisnis yang saya jalankan juga. Jelas sekali hal ini harus dilewati dengan bertahap.


Yang paling penting percepatan ini adalah bagaimana bisnis para pensiunpreneur tidak mengalami decline yaitu penurunan sampai dengan kebangkrutan dimana bisnis tersebut harus tutup. Lihat saja bagaimana bisnis yang dijalankan pensiunpreneur banyak yang tutup setelah mereka menginvestasikan dana yang tidak sedikit.


Inilah yang harus dipahami oleh setiap pensiunpreneur dan hal ini dimulai dengan memilih bisnis  yang sesuai dengan talent, knowledge, skill, attitude serta morale yang selalu saya sampaikan kepada calon pensiunpreneur.


Lalu, masih takut memilih untuk jadi pensiunpreneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: