Sebagai seorang entrepreneur, selalu dituntut untuk bisa membuat sesuatu yang bisa dipahami secara bersama-sama dalam berhubungan satu sama lain. Hubungan ini harus selalu ditingkatkan dalam menghadapi tingginya skala perubahan lingkungan bisnis dan berpengaruh kepada entrepreneur dan bisnis mereka.


Konsep bahasa menjadi salah satu aspek penting dalam membangun saling kesepahaman dan hubungan saling pengertian. Bentuknya adalah kalimat yang sama dalam konteks susunan kata yang saling diucapkan oleh entrepreneur.


Kalimat ini memberikan inspirasi kepada entrepreneur dan bahkan menjadi motivasi dalam bekerja. Kalimat being a knowledge based young entrepreneur adalah contoh kalimat yang selalu saya ucapkan di GIMB Foundation, khususnya di kelas GIMB Entrepreneur School atau GES.


Kalimat simple tetapi penuh makna dalam bisnis membuat setiap orang dalam perusahaan merasakan bahwa memang yayasan ini dibentuk untuk mencetak entrepreneur muda sukses dengan basis atau dasar pengetahuan. Pemahaman ini begitu kental bagi dalam diri setiap entrepreneur.


Kenapa demikian? Hal ini menjadi bahasa yang selalu diucapkan entrepreneur dalam kelas dan hubungan satu sama lain. Kalimat ini menjadi habit dan tertanam dalam diri mereka. Dampaknya? Luar biasa, dimana membuat setiap GIMBers mengetahui, memahami, menghayati dan menjalankan serta memiliki habit untuk menjadi bagian darikalimat tersebut.


Tentu kalimat ini juga harus diiucapkan secara berulang dan disetiap saat serta disetiap tempat. Pemahaman yang mendalam terhadap kalimat ini menjadi dasar yang kuat dalam membangun bisnis.


Saatnya entrepreneur untuk memulai membuat sebuah kalimatyang bisa dipahami dan dimengerti secara mendalam bagi diri dan bisnis mereka.
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: