Selama saya bekerja di perusahaan Asuransi dulu, saya selalu diajarkan untuk melihat peluang dan ancaman yang berasal dari lingkungan bisnis, khususnya yang berhubungan dengan konsumen. hal ini menjadi penting karena berhubungan dengan siapa yang akan membeli dan mengkonsumsi produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan waktu itu, khususnya produk-produk asuransi yang menyasar pemilik rumah tangga, kendaraan dan juga pemiliki pabrik dan perusahaan yang menjadi target pasar.


Rasanya, hal ini sangat bermanfaat ketika saya menjalankan usaha yang bergerak di bidang riset, konsultan, training, media sampai dengan brand activation. Melihat peluang dan ancaman menjadi sebuah hal yang wajib saya lakukan karena berhubungan dengan bisnis yang tujuannya adalah meningkatkan profit melalui peningkatan revenue melalui penurunan cost yang harus selalu saya lakukan.


Intinya adalah bagaimana saya harus selalu membuat keputusan strategis dan fungsional yang berhubungan dengan manajemen keuangan, pemasaran, operasi dan sumber daya manusia serta teknologi informasi yang berkontribusi pada pencapaian tujuan bisnis. semuanya harus dilihat secara baik dalam artian harus dipahami konteks mereka. Bagi para karyawan yang memilih untuk menjadi seorang pensiunpreneur, hal ini adalah sebuah kemampuan yang sangat penting untuk membangun bisnis yang sudah dipilih.


Saya melihat bahwa salah satu kelemahan entrepreneur yang tidak pernah merasakan menjadi seorang karyawan di perusahaan orang lain adalah ketika mereka tidak bisa melihat peluang dan ancaman dari setiap aktivitas bisnis yang mereka jalankan. Saya merasakan ada kendala yang cukup signifikan ketika mereka diajak untuk menjalankan bisnis berbasis kepada lingkungan bisnis yang selalu berubah, tidak pasti, tidak bisa dikontrol dan mengalami turbulensi.


Beruntunglah karyawan yang pernah merasakan bagaimana mereka dulu dipaksa oleh atasan untuk selalu jeli melihat perubahan lingkungan bisnis dengan baik dan harus bisa menganalisis serta membuat keputusan yang berhubungan dengan fungsi manajemen yang dijalankan oleh perusahaan. ini adalah sebuah asset yang sangat berharga karena menjadi pembeda antara karyawan  yang memilih menjadi pensiunpreneur dengan orang-orang yang hanya menjadi entrepreneur langsung tanpa pernah menjadi seorang karyawan. sekarang, waktunya mengasah pengetahuan dan keterampilan yang didapat sehingga bisa menjadi sebuah instink dalam berbsinis. 


Lalu, masih takut memilih untuk jadi pensiunpreneur sukses? Waktunya sekarang memutuskan untuk menjadi seorang pensiun preneur sukses. Ingat…….., NOW OR NEVER…..
Share To:

meriza hendri

Post A Comment: